Selasa, Juli 14, 2026

Lorengnya Tetap, Militernya Udah Lewat! Calon Manajer Kopdes Kini Beralih Fokus ke Urusan Pangan

Pelatihan bagi calon manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) tidak hanya berfokus pada aspek bela negara dan manajerial. Para peserta juga mendapatkan pembekalan mengenai ketahanan pangan sebagai bekal dalam mendukung pembangunan di daerah masing-masing.

Materi tersebut diberikan dalam rangkaian Latihan Pembekalan Bela Negara dan Manajerial yang berlangsung di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Sabtu (11/7/2026).

Komandan Lanud Halim Perdanakusuma, Marsma TNI Ali Gusman, mengatakan ketahanan pangan merupakan salah satu pilar penting dalam menjaga ketahanan nasional. Karena itu, pemahaman mengenai pengelolaan pangan dinilai perlu dimiliki para peserta Sarjana Penggerak Pembangun Indonesia (SPPI).

“Melalui edukasi ini, kami berharap peserta SPPI tidak hanya memahami pentingnya ketahanan pangan, tetapi juga memiliki semangat untuk menjadi penggerak pembangunan di daerah masing-masing,” ujar Ali dalam keterangan Dinas Penerangan TNI AU.

Dalam kegiatan tersebut, Kepala Subseksi Bina Potensi Dirgantara Dinas Teritorial Lanud Halim Perdanakusuma, Mayor Tek Jumadi, memberikan materi mengenai pengembangan ketahanan pangan di sektor pertanian dan perikanan.

“Ketahanan pangan merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan partisipasi aktif seluruh elemen bangsa, termasuk generasi muda, dalam mengelola dan mengembangkan potensi sumber daya pangan secara berkelanjutan,” kata Jumadi.

Selain menerima materi di ruang kelas, peserta juga diajak meninjau langsung lahan ketahanan pangan dan fasilitas perikanan yang dikelola Lanud Halim Perdanakusuma. Kegiatan tersebut bertujuan memberikan gambaran mengenai penerapan program ketahanan pangan yang dapat diadaptasi dan dikembangkan di berbagai daerah.

Program pembekalan ini diikuti oleh 30.000 peserta calon manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) serta 5.476 calon pengelola Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP). 

Seluruh peserta menjalani pelatihan selama 45 hari yang memadukan materi bela negara, kepemimpinan, manajerial, hingga penguatan kapasitas dalam mendukung pengembangan koperasi dan sektor perikanan di berbagai daerah.

Recent PostView All

Follow Us

Recent Post

Adblock Detected

Please support us by disabling your AdBlocker extension from your browsers for our website.