Jumat, April 24, 2026

Pemkab Kediri Dorong Daya Saing Pelaku Usaha Lewat Lomba Kemasan Produk

Kediri – Mendorong peningkatan kemampuan bagi pelaku usaha supaya lebih berdaya saing Pemerintah Kabupaten Kediri melalui Dinas Perdagangan Kabupaten Kediri menggelar lomba kemasan produk Industri Kecil Menengah (IKM).

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Kediri Tutik Purwaningsih mengakui menghadapi beroperasinya bandara pada Oktober 2023 saat ini perlu adanya pemilahan pangsa pasar produk-produk dari IKM yang ada di Kabupaten Kediri.

“Melalui lomba ini kita mendorong teman-teman pelaku usaha IKM baik makanan dan minuman untuk mampu berinovasi dan berkreativitas dalam membuat kemasan produk yang bagus dan menarik,” katanya, Selasa (29/11/2022).

Dengan kemasan produk yang bagus dan menarik, lanjut Tutik, diharapkan target pangsa pasar akan lebih luas. Bahkan, ketika nantinya produk IKM akan ditampilkan di bandara atau outlet pasar modern dari kemasan sudah terlihat layak.

“Apalagi untuk masuk pasar ekspor dituntut packagingnya juga harus bagus,” ungkapnya.

Sejauh ini, kegiatan pelatihan bagi pelaku usaha kecil dan menengah telah dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Kediri melalui Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (Kopusmik). Pun demikian, lomba kemasan tersebut diakui Tutik baru pertama kali diadakan Dinas Perdagangan Kabupaten Kediri.

“Dari pendaftar yang terbilang singkat (14-19 November) kita bisa menjaring 72 pelaku usaha, rata-rata anak muda dengan produk baru, ada pula usaha lama tapi ingin ganti kemasan,” bebernya.

Jumlah itu, dibandingkan dari produk yang ada di Kabupaten Kediri, peserta tergolong masih sangat sedikit. Hal itu ketika mencoba dikonfirmasi dari pelaku IKM, mereka tidak semua ikut lomba karena merasa telah memiliki pangsa pasar sendiri.

Para peserta yang berhasil menjadi pemenang dalam perlombaan itu nantinya selain uang pembinaan juga akan mendapatkan suport dari pemerintah dalam mencetak kemasan produk yang ikut dilombakan.

“Kadang persoalan yang muncul, pelaku usaha enggan mencetak karena terkendala biaya, nanti kita akan suport,” tuturnya.

Kegiatan lomba kemasan yang dilakukan Dinas Perdagangan tersebut mendukung program yang digenjot Bupati Hanindhito Himawan Pramana yang sejak awal konsen mendorong pelaku usaha kecil dan menengah di Kabupaten Kediri supaya naik kelas.

Untuk mewujudkan hal itu, Mas Dhito sapaan akrab bupati muda tersebut mendirikan gerai rumah inkubasi yang tersebar di Kecamatan Papar, Pare dan Grogol. Upaya yang dilakukan itu tak lain supaya produk yang dihasilkan mampu menembus pasar eksport.

Dinar Anggry Andina, salah satu peserta yang perlombaan yang memiliki usaha roti kacang comut mengaku selama ini telah mengikuti kegiatan pelatihan penguatan usaha di Dinas Kopusmik.

Kegiatan pelatihan penguatan usaha tersebut, menurut dia sangat membantu dalam pemasaran. Dia mencontohkan yang sebelumnya satu pekan mampu menjual sekitar 200 picis, kini penjualan satu pekan bisa 3000 picis.

“Dalam pemasaran, kemasan sangat berpengaruh sebab dengan kemasan yang menarik akan menaikkan daya jual,” akunya.

Dinar merasa senang dengan adanya lomba kemasan yang diadakan Dinas Perdagangan. Sebab diakui kemasan produk yang menarik sangat mempengaruhi harga dan pemasaran dari produk yang dijual.

“Harapannya, dengan lomba ini membuat kita pelaku IKM di Kabupaten Kediri lebih semangat lagi dalam meningkatkan daya saing produk,”ucapnya.

Recent PostView All

Follow Us

Recent Post

Adblock Detected

Please support us by disabling your AdBlocker extension from your browsers for our website.