Minggu, April 19, 2026

Usut Kasus Dugaan Bullying di PPDS Undip, Polda Jateng Koordinasi dengan Kemenkes

MELIHAT INDONESIA, SEMARANG – Polda Jawa Tengah berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengusut kasus perundungan atau bullying di balik kematian dr. Aulia Risma.

Dokter Aulia Risma ini merupakan mahasiswi kedokteran PPDS anestesi Universitas Diponegoro (Undip) di RSUP Dr Kariadi.

“Hari ini kami rapat koordinasi tindak lanjut kasus kematian dr Risma,” ungkap Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol Artanto, Jumat (30/8/2024) sore.

“Yang kedua, (koordinasi membahas) masalah isu perundungan mahasiswa PPDS anestesi Undip yang ada di Kariadi,” imbuhnya.

Dalam koordinasi itu, kedua instansi saling berbagi bahan dan hasil investigasi atau penyelidikan yang telah didapat. Serta membahas langkah selanjutnya yang akan dilakukan.

“Tadi juga koordinasi terkait apa yang dilakukan ke depan,”

Artanto mengungkap, kasus meninggalnya dr. Aulia ditangani oleh Polrestabes Semarang. Adapun masalah perundungan, penyelidikannya dilakukan oleh Direktorat Kriminal Umum Polda Jateng bekerja sama dengan Kemenkes.

Sebelumnya diberitakan, seorang mahasiswi Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Fakultas Kedokteran Undip bernama dr. Aulia Risma Lestari (30) tewas dengan janggal.

Ia ditemukan tergelatak tak bernyawa pada Senin (12/8/2024) di kamar kosnya yang terketak di Lempongsari, Gajahmungkur, Kota Semarang.

Mahasiswi yang sekolah spesialis di RSUP Dr Kariadi tersebut diduga merupakan korban perundungan yang memutuskan mengakhiri hidup dengan cara bunuh diri. (bhq)

Recent PostView All

Follow Us

Recent Post

Adblock Detected

Please support us by disabling your AdBlocker extension from your browsers for our website.