Kamis, April 30, 2026

Anak Gubernur Bengkulu Menikah, Tak Batasi Tamu yang Datang

Pasangan Ahmad Facry Falah-Yunita Arumpati foto bersama dengan kedua orang tua usai akan nikah, Minggu, 21 Agustus 2021

BENGKULU – Resepsi pernikahan putra pertama Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah, Ahmad Fachry Falah dengan Yunita Arumpati, putri pasangan  Nurodi dan Rizky M Noor  digelar pagi tadi (7/11), di Gedung Daerah Provinsi Bengkulu.

Berbagi persiapan telah dilakukan oleh Panitia Keluarga Gubernur Bengkulu sejak kemarin (6/11). Mulai dari pelaminan khas adat Bengkulu, kursi-kursi yang dibatasi tidak lebih dari 100 untuk tamu udangan dan persiapan lainnya.

 Resepsi pernikahan anak Gubernur ini akan menerapkan protokol kesehatan (prokes) Covid-19 secara ketat. Bahkan Rohidin Mersyah menegaskan, bagi keluarga hingga panitia yang telah terbentuk, ada yang reaktif atau bergejala Covid-19, maka dilarang untuk bertugas.

 “Seluruh panitia, terutama keluarga kami maupun besan, termasuk jajaran pemprov yang menjadi panitia semua diswab antigen. Sehingga dipastikan semua negatif Covid-19. Andai ada yang reaktif, tentu tidak kita ikut sertakan, yang bersangkutan kita lakukan isolasi,” jelas Rohidin  dikutip dari bengkuluexpress.com (BE) Kemarin (6/11).

 Rohidin memastikan, tamu udangan yang akan masuk ke ruangan juga akan dibagi beberapa sesi. Sehingga ketika masuk ruangan tidak terjadi kerumunan. Sesi tamu undangan yang hadir juga telah diberi jadwal di undangan masing-masing untuk datang ke resepsi tersebut.

“Kita ingin pastikan protokol kesehatan berjalan dengan tertib,” tambahnya.

 Tak hanya itu, gubernur juga mengatakan, tamu undangan yang hadir, seluruhnya akan diminta masuk. Namun secara bergantian, baik yang ada undangan maupun tidak mendapatkan undangan fisik.

“Sesungguhnya semua undangan diperbolehkan masuk. Bahkan semua masyarakat yang berniat hadir, walaupun tidak ada undangan fisik juga boleh. Memang ada tahapannya, kita dibatasi kapasitas ruangannya. Semua harus teratur, semua bisa masuk,” ucap Rohidin.

Panita pun menyiapkan jalan masuk dan keluar. Sehingga tamu undangan tidak berlama-lama di ruangan. Karena akan bergantian dengan tamu undangan yang lain.

“Kita juga tidak menyediakan makan dan minum apapun di lokasi pesta. Karena ini protokol kesehatan, yang harus kita patuhi bersama-sama,” paparnya.

Rohidin menyakini dengan pembatasan yang dilakukan itu, banyak tamu undangan yang kecewa atas ketika-nyamannya. Rohidin memohon maaf, karena kondisi saat ini masih dalam wabah Covid-19.

“Mungkin ada yang tidak nyaman. Namun situasi Covid-19 ini siapa yang nyaman, memang situasinya mengharuskan seperti itu,” bebernya.

 Untuk tamu undangan yang akan hadir, Rohidin mengatakan, pihaknya belum mengetahui secara pasti jumlahnya. Namun yang jelas, undangan fisik dan non fisik telah disampaikan. Baik untuk pemerintah pusat, kerabat di luar Provinsi Bengkulu, maupun tamu undangan yang lain.

“Kita belum tahu siapa saja yang akan datang. Namun yang jelas, kita sambut dengan riang gembira siapapun yang hadir,” pungkas Rohidin.


Recent PostView All

Follow Us

Recent Post

Adblock Detected

Please support us by disabling your AdBlocker extension from your browsers for our website.