MELIHAT INDONESIA, JOGJA – Kabar duka datang dari dunia sastra Tanah Air, Sabtu (27/4/2024) subuh.
Penyair ternama Yogyakarta, Joko Pinurbo yang juga dikenal dengan nama Jokpin, meninggal dunia, Sabtu sekitar pukul 04.30 WIB.
Jokpin dikabarkan meninggal di Rumah Sakit Panti Rapih, Yogyakarta.
Jokpin dikenal sebagai penyair yang pintar memilih kata-kata humor dan ironi.
Sebelumnya, pada November 2023, Jokpin sempat dirawat di rumah sakit selama beberapa waktu.
Sejak tahun lalu, Jokpin dikabarkan sering sakit, dan beberapa kali harus mendapat perawatan medis di rumah sakit.
Profil singkat Jokpin
Dilansir dari wikipedia.org, Joko Pinurbo adalah penyair kelahiran 11 Mei 1962, dikenal juga dengan Jokpin.
Jokpin adalah penyair terkemuka Indonesia yang karya-karyanya telah menorehkan gaya dan warna tersendiri dalam dunia puisi Indonesia.
Ia menyelesaikan pendidikan terakhirnya di Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan (sekarang Universitas) Sanata Dharma, Yogyakarta. Kegemarannya mengarang puisi ditekuninya sejak di Sekolah Menengah Atas.
Atas pencapaiannya, Jokpin telah memperoleh berbagai penghargaan: Penghargaan Buku Puisi Dewan Kesenian Jakarta (2001), Sih Award (2001), Hadiah Sastra Lontar (2001), Tokoh Sastra Pilihan Tempo (2001, 2012), Penghargaan Sastra Badan Bahasa (2002, 2014), Kusala Sastra Khatulistiwa (2005, 2015), dan South East Asian (SEA) Write Award (2014).
Penyair yang bermukim di Yogyakarta ini sering diundang ke berbagai pertemuan dan festival sastra. Karya-karyanya telah diterjemahkan antara lain ke dalam bahasa Inggris, Jerman, Rusia dan Mandarin.
Sejumlah puisinya juga telah dimusikalilasi antara lain oleh Oppie Andaresta (dalam genre musik pop) dan Ananda Sukarlan (dalam genre musik klasik berupa paduan suara dan tembang puitik). (*)