Jumat, April 17, 2026

Penipuan Bermodus Penyaluran Kerja ke Selandia Baru, 5 Korban Mengadu ke Polda Jateng

MELIHAT INDONESIA, SEMARANG – Lima warga Jateng melaporkan kasus dugaan penipuan bermodus penyaluran kerja ke negara Selandia Baru. Mereka membuat aduan ke Polda Jateng, Kamis (23/1/2025).

Salah satu korban, Paryono bercerita, awalnya mengaku tertarik diiming-iminggi kerja di luar negeri dengan gaji ratusan juta per bulan oleh agen penyalur pekerja migran berinisial EA.

“Kami dijanjikan 100 persen visa turun dan dipastikan langsung berangkat. Tapi kami diminta setor duit dulu,” ungkap warga Kabupaten Cilacap tersebut.

Paryono pun menurut saja. Dia menggadaikan sertifikat lahan sawah dan berutang ke saudara. Akhirnya ia membayar secara bertahap dengan total Rp52 juta.

Meski semua permintaan agen penyalur telah ia tunaikan, tetapi Paryono tak kunjung diberangkatkan.

Nasib serupa dialami Suwatno, warga Pemalang. Dia bahkan telanjur menggadaikan rumah dan menyetor dengan total Rp102 juta kepada EA, agen penyalur pekerja migran yang sama.

Akhirnya, Paryono, Suwatno, dan tiga orang masing-masing Suharto, Tasori, dan Jarum meminta bantuan pengacara dan melaporkan kasus yang dialaminya ke pihak kepolisian.

Perwakilan pengacara korban, Joko Susanto mengatakan, dalam kasus ini para korban dijanjikan berulang kali mau diberangkatkan ke luar negeri. Namun semua itu hanya modus untuk memperdaya korban, sehingga korban bersedia membayar setoran.

Joko menduga, agen penyalur yang dilaporkan tidak bekerja sendiri, melainkan sindikat kejahatan internasional yang layak diusut dan segera ditangkap.

Dia mengungkap, sebenarnya ada 21 korban yang terperdaya oleh agen penyalur yang sama. Korban berasal dari berbeda daerah, ada dari Cilacap, Tegal, Pemalang, Banten, Bali, Bajarnegara, Ponorogo, Surabaya dan lainnya.

Sebagain korban masih berharap uang dikembalikan sehingga memutuskan untuk belum melayangkan aduan.

“Kalau klien kami mengadukan karena sudah jengkel dengan janji-janji yang ternyata hanya penipuan dan uang dibawa lari,” bebernya. (*)

Recent PostView All

Follow Us

Recent Post

Adblock Detected

Please support us by disabling your AdBlocker extension from your browsers for our website.