Minggu, Mei 31, 2026

Indonesia dan China Sepakat Cicil Utang Kereta Cepat Whoosh Selama 60 Tahun

Chief Operation Officer (COO) Danantara, Dony Oskaria, menanggapi kabar mengenai kesepakatan antara Indonesia dan China untuk merestrukturisasi utang proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) atau Whoosh hingga 60 tahun.

Ia menjelaskan bahwa nantinya akan dibentuk tim khusus yang akan menangani proses restrukturisasi tersebut, dengan melibatkan Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN), Luhut Binsar Pandjaitan.

“Nanti ada tim khusus dengan Pak Luhut. Kalau kami di Danantara lebih ke sisi korporasi, dan terus bernegosiasi,” ujar Dony di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Kamis (23/10/2025).

Dony menegaskan masyarakat tidak perlu khawatir karena proyek Whoosh telah memberikan banyak manfaat terutama di sektor transportasi.

Ia menyebut, dalam satu hari, Whoosh mampu melayani antara 20.000 hingga 30.000 penumpang.

Menurutnya, secara operasional, kondisi keuangan KCIC (Kereta Cepat Indonesia China) kini sudah menunjukkan hasil positif.

“Yang perlu diketahui masyarakat, secara operasional KCIC sudah membukukan hasil positif. EBITDA-nya juga positif. Jadi tidak perlu khawatir, yang tersisa hanya urusan utang pembangunan lama yang sedang dicari opsi terbaiknya,” katanya.

Dony juga menambahkan bahwa peningkatan kualitas pelayanan akan terus dilakukan agar manfaat Whoosh semakin dirasakan masyarakat luas.

Sementara itu, Luhut Binsar Pandjaitan sebelumnya memastikan bahwa Indonesia dan China telah mencapai kesepakatan restrukturisasi pembiayaan proyek kereta cepat tersebut.

Skema baru ini memperpanjang masa pembayaran hingga 60 tahun agar beban keuangan menjadi lebih ringan.

Menurut Luhut, perpanjangan tenor ini akan menurunkan kewajiban pembayaran tahunan secara signifikan.

“Kalau restrukturisasi jadi 60 tahun, beban pembayarannya jauh lebih kecil. Misalnya, pembayaran per tahun sekitar Rp2 triliun, sementara penerimaan operasional sekitar Rp1,5 triliun,” jelasnya.

Ia mengungkapkan bahwa kesepakatan dengan China sebenarnya sudah dicapai sejak beberapa waktu lalu, namun pelaksanaannya baru akan dilakukan setelah pergantian pemerintahan.

Luhut menegaskan restrukturisasi ini akan membantu menstabilkan keuangan proyek tanpa mengganggu operasional Whoosh yang kini berjalan baik.

Recent PostView All

Follow Us

Recent Post

Adblock Detected

Please support us by disabling your AdBlocker extension from your browsers for our website.