Banjir kembali melanda Jakarta setelah hujan deras mengguyur wilayah ibu kota sejak siang hingga sore hari. Hingga pembaruan terakhir, sebanyak 15 RT dan 20 ruas jalan terendam banjir dengan ketinggian air dilaporkan mendekati 1 meter di sejumlah titik.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mencatat genangan tersebar di beberapa wilayah Jakarta akibat intensitas hujan yang tinggi serta sistem drainase yang tidak mampu menampung debit air. Kondisi ini menyebabkan aktivitas warga terganggu, terutama di kawasan permukiman dan jalur lalu lintas utama.
Seiring hujan yang belum mereda, banjir dilaporkan terus meluas pada sore hari. Beberapa kawasan yang sebelumnya tergenang ringan kini mengalami kenaikan tinggi muka air. Petugas gabungan telah disiagakan untuk memantau kondisi lapangan dan membantu warga yang terdampak.
BPBD mengimbau masyarakat agar tetap waspada, terutama yang tinggal di wilayah rawan banjir, serta mengikuti arahan petugas di lapangan.
Sementara itu, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan potensi hujan dengan kategori ekstrem di Jakarta yang masih dapat terjadi hingga besok. BMKG meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan banjir susulan, genangan, serta dampak lain seperti kemacetan dan gangguan aktivitas.
BMKG juga mengingatkan potensi hujan lebat disertai petir dan angin kencang di sejumlah wilayah Jakarta dan sekitarnya.
Imbauan untuk Warga
Pemerintah daerah mengimbau warga untuk:
- menghindari area genangan,
- memantau informasi cuaca terkini,
- dan segera melapor jika terjadi kondisi darurat.
Hingga kini, penanganan banjir masih berlangsung sembari menunggu perkembangan cuaca dan potensi hujan lanjutan.