Rabu, Mei 27, 2026

Pendaki Raib di Kawah Ijen, Pencarian Diperluas

Operasi pencarian terhadap pendaki yang hilang di kawasan Gunung Ijen, Banyuwangi, terus berlanjut hingga hari kedua. Pendaki tersebut diketahui bernama Muhammad Dzikri Maulana, warga Desa Tamansari, Kecamatan Licin, yang dilaporkan terpisah dari rombongannya saat berada di puncak Kawah Ijen pada Rabu (18/2/2026) dini hari.

Kepala Kantor SAR Banyuwangi, I Made Oka Astawa, mengatakan pencarian hari kedua difokuskan dengan membagi tim menjadi dua search and rescue unit (SRU).

“Pada operasi SAR hari kedua, pukul 06.30 WIB seluruh unsur melaksanakan briefing dan membagi kekuatan menjadi dua search and rescue unit (SRU),” kata Oka Astawa, Kamis (19/2/2026).

Sebanyak 41 personel gabungan diterjunkan. SRU satu menyisir jalur Paltuding hingga puncak sejauh 3,6 kilometer dengan metode hasty search.

“Sedangkan SRU dua melaksanakan pencarian di sekitar lokasi kejadian dengan pola open grid (type II) seluas satu kilometer persegi untuk memperluas cakupan dan memastikan tidak ada area yang terlewat,” kata Oka Astawa.

Ia menambahkan cuaca berawan dan relatif mendukung pencarian.

“Kami mengoptimalkan penyisiran jalur utama pendakian serta memperluas area pencarian di sekitar lokasi dengan metode grid. Seluruh unsur bekerja secara terkoordinasi dan sistematis,” kata Oka Astawa.

Kapolsek Licin menyebut korban mendaki sekitar pukul 02.00 WIB bersama teman-temannya. Hingga pukul 14.00 WIB korban tak kunjung pulang sehingga keluarga melapor.

“Diaporkan oleh keluarganya kalau belum balik rumah sekitar pukul 14.00 tadi siang,” kata Rusdi.

Petugas menduga korban hilang di sekitar sunrise point.

“Sementara petugas dari BBKSDA, tim relawan dari guide dan tim SAR Independent (BSI) sedang melakukan pencarian yang diduga tempat hilangnya pendaki tersebut, di sunrise point,” tandas Rusdi.

Recent PostView All

Follow Us

Recent Post

Adblock Detected

Please support us by disabling your AdBlocker extension from your browsers for our website.