Di bulan September saya di lantik sebagai Wakil Gubernur bersama Mas Ganjar dan tepatnya pada tanggal 5. Artinya saya sudah 2 tahun berjalan dampingi mas Ganjar untuk memimpin pemerintahan.
Ini adalah simbol yang baru yang dikampanyekan oleh masyarakat terutama KH Maimoen bahwa pasangan nasionalis religius itu harus bisa menjadi satu kesatuan.
Dalam agama disampaikan hubbul wathan minal iman Hubbul bahwa mencintai tanah air itu bagian dari iman dan mencintai tanah air itu adalah simbol bahwa kita harus memiliki jiwa nasionalis yang mana nasionalis ini berlaku di dalam agama. Maka pasangan nasionalis dan diwakili oleh Mas Ganjar dan religius yang dinisbahkan kepada saya ini harus bisa menjadi role model kepemimpinan di nusantara ini khususnya di Jawa Tengah.
Karena bagaimanapun juga keberagaman di Republik Indonesia ini banyak suku budaya maka pasangan ini walaupun berat tapi harus dijalani doakan semoga 3 tahun kedepan bisa lebih baik lagi.
Terkait program kepemimpinan Jawa Tengah selama 2 tahun ini tentu ada persoalan-persoalan yang urgent yang harus menjadi prioritas, salah satunya adalah pengentasan kemiskinan yang masih tinggi masih di atas rata-rata nasional sehingga ini menjadi program andalan dan untuk menuju penurunan angka kemiskinan ada beberapa hal yang harus disiapkan. Di antaranya adalah pendidikan dan salah satunya adalah lowongan pekerjaan.

Kami di Jawa Tengah berterima kasih kepada pemerintah Republik Indonesia yang telah menunjuk Jawa Tengah menjadi salah satu penunjang pertumbuhan ekonomi dan tidak mudah memang pertumbuhan ekonomi sampai 7%, ini tantangan buat kami berdua dikomandoi oleh Mas Ganjar.
Terkait pengentasan kemiskinan ada beberapa program yang kami luncurkan untuk penurunan angka kemiskinan dan alhamdulillah pada tahun 2019 kita menjadi terbaik penurunan angka kemiskinan itu berkat gotong royong yang kita bersama yang mana kita memulai adanya kebersamaan kita turunkan itu, kita turunkan ego dari setiap dinas kita harus bekerja sama dengan meluncurkan program satu desa satu binaan.
Ini yang kita kerjasamakan untuk menurunkan angka kemiskinan di 14 kabupaten kota yang ada di Jawa Tengah yang masih merah modelnya tentu tidak ada siapa yang memimpin akan tetapi siapa yang mengkoordinir antar Kepala Dinas kepala dinas untuk keroyokan membenahi sistem membenahi data kemiskinan di Jawa Tengah yang sampai saat ini ini menjadi PR kita utamanya kita saling memberikan masukan-masukan kepada masyarakat di desa juga kita memberikan masukan kepada pemerintah pusat agar ada sinkronisasi.
Juga tidak kalah penting pendidikan juga kita tingkatkan memberikan intensif kepada guru-guru agama dan alhamdulillah dengan adanya intensif sekolah atau pendidikan pendidikan non-formal bisa berlomba-lomba untuk mencerdaskan anak bangsa tentunya berkolaborasi dengan pendidikan berbasis formal.
Dari sejumlah program utama tersebut juga kami harus menggenjot sektor ekonomi peluang pekerjaan tadi maka beberapa daerah mulai dari ujung barat sampai ke ujung timur mulai dari utara sampai ke tengah maupun ke selatan kita genjot kita membuat kawasan-kawasan mulai dari Brebes ada Kawasan Industri Kendal meliputi Semarang dan Batang juga kita dan ini banyak yang peminatnya dari para investor dalam negeri maupun mancanegara mancanegara. Juga tidak kalah penting di kawasan Timur adalah Kabupaten Rembang ada Kabupaten Kebumen Cilacap dan masih banyak lagi.
Saya juga teringat ketika kami berkampaye dulu kita ingin mendongkrak UKM kita kalau di UKM masyrakatan Alhamdulillah Ini sudah berjalan dengan baik khususnya di Jawa Tengah yang mana UKM pelaku UKM ini di masa pandemi covid 19 ini menjadi salah satu penopang pertumbuhan ekonomi dan di dalamnya juga ada masyarakat pesantren yang mana masyarakat Pesantren ini juga harus dikelola.

Maka Ekotren yang selama ini kami kampanyekan ini terus kita geliatkan merangsang bagaimana masyarakat pesantren ini tumbuh untuk menyiarkan agama sudah tidak kalah penting untuk kehidupan ekonominya kita dorong. Maka dari itu ekonomi di pesantren ini mulai kita rangsang Alhamdulillah banyak saat ini pesantren mulai membidangi perekonomian dan khususnya di UKM untuk kami sampai saat ini sudah beberapa kali untuk konsentrasi di dalam beberapa bidang Ekotren.
Alhamdulillah setelah kita data dari masyarakat Pesantren ternyata mereka sudah membidangi beberapa hal yang mana memang sampai saat ini belum ada masyarakat pesantren ini untuk mengembangkan maka dari itu kami mendampingi lewat Dinas Koperasi lewat dinas industri dan dinas terkait untuk mengarahkan para masyarakat pesantren ini untuk mengembangkan usahanya. Di Kabupaten Pati sudah teman-teman Pesantren membuka minimarket yang dinamai cebtral market by pesantren nanti saya juga ada teman-teman yang menangkap bahwa regulasi masyarakat Indonesia untuk melakukan ziarah umroh dan haji semakin banyak sehingga terkadang mereka kangen dengan masakan masakan Arab. Maka sekarabg warung makan Arab sudah ada di Kabupaten Pati mereka juga sudah mengemas siap saji dan sebagainya
Juga ada kreativitas hebat yang lain memanfaatkan sampah daur ulang di Kabupaten Cilacap dan masih banyak lagi yang masih diteliti oleh masyarakat pesantren yang ini ingin dari pemerintah provinsi Jawa Tengah untuk menyatukan membuat holding koperasi yang di atas Koperasi koperasi pondok pesantren
Terkait kolaborasi Ganjar -Yasin saya sampaikan ini adalah pasangan nasionalis religius yang mana kita harus berbagi tugas antara Ganjar dan Yasin lewat kolaborasi Bagaimana mensinkronkan masyarakat nasionalis dengan masyarakat religius yang ada di Jateng.

Kami berbagi tugas untuk program-program yang berkaitan dengan pondok pesantren beliau menyerahkan kepada saya dan untuk memprogram terkait memajukan mensinkronkan antara satu dengan yang lain mensikronkan roda ekonomi ekonomi masyarakat.
Tapi memang selama 2 tahun tentu dalam sebuah rumah tangga ada percikkan percikkan yang tidak sesuai diantara kami tetapi kita berusaha permasalahan yang timbul kita sikapi dengan bijak kita sikapi dengan arif. Saya senang dengan mas ganjar yang sampai saat ini Jika ada permasalahan selalu mengajak diskusi dan beliau mengajarkan kepada saya bawa apa yang ada dalam pikiran kita belum tentu bisa menjadi model keputusan maka seringkali beliau mengajukan diskusi menyarankan dan memakai apa yang saya usulkan.
Seperti pemberian insentif kepada guru agama, bantuan kepadaku madrasah guru madrasah pemberian bosda untuk siswa siswa madrasah aliyah yang ada di bawah kemenag.
Perbedaan itu kita selesaikan dengan diskusi dan alhamdulillah seperti penanganan covid 19 ini kolaborasi Ganjar-Yasin sangat saya rasakan bahwa ide yang saya cantumkan tidak semuanha tidak dipakai maka itulah arahan beliau sebagai pimpinan daerah.
Saya senang dapat bekerja sama dengan baik dengan baik mas ganjar. Tentu sebuah perkawinan kalau dahulu perkawinan runah tangga antara suami istri sekarang mengalami perkawinan antara nasionalis religius saya anggap itu sama saya seperti kita berumah tangga. Antara suami dan istri pasti memiliki ide yang tidak menutup kemungkinan ide itu berbeda akan tetapi tujuannya sama bagaimana merawat jateng merawat pertumbuhan ekonomi di jateng tentunya itu berimbas pada pengentasan kemiskinan.
Pak Ganjar baik orangnya, solutif dan saya senang permasalahan permasalahan yang timbul di jateng selalu ada solusi dari beliau. Demo yang begitu arogan begitu besar pun dapat diselesaikan dengan arif. Sehingga setiap ada permasalahan saya sangat terbantu oleh beliau. Sebagai pemimpin mau mendengarkan itu yang susah. Kalau hanya bisa mengutarakan pendapat itu mudah tapi kalau mau mendengarkan saya menemukan di sosok pemimpin belum menemukan di sosok pemimpin selaIn mas Ganjar.
Tidak menutup kemungkinan antara Ganjar dan Yasin ada yang mengadu tetapi komunikasi kami sangat Intens di setiap pertemuan kita selalu komunikasi setiap ada kesempatan kita bicara dan kami juga selalu koordinasi lewat telepon lewat WA tengah malam pun kami lakukan jam 1 malam pun kita pernah koordinasi jam 11, pagi habis subuh juga kita lakukan. Setiap ada permasalahan dia mengajak saya ke ruangan beliau atau sebaliknya kita ngobrol diskusi menyelesaikan masalah masalah. Inilah yang harus kita jaga.
Karena sebuah negara kalau pimpinan antara Gubernur wakil gubernur bupati wakil bupati peran presiden dan wakil presiden kalau tidak berjalan dengan baik pasti pemerintahan tidak bisa berjalan dengan baik.
Harapan untuk 3 tahun kedepan Jawa Tengah bisa lebih baik lagi kita mulai lagi menggenjot pertumbuhan ekonomi. Investor dari asing kita datangkan investor dari dalam negeri kita datangkan sehingga peluang peluang usaha itu muncul lagi.
Doakan Ganjar Yasin bisa berjalan 3 tahun depan dengan baik terima kasih amanat yang telah diberikan masyarakat Jawa Tengah pada kami.