Selasa, Mei 19, 2026

Aipda Robig Ngadu ke Hakim, Ngakunya Dipukul Padahal Cuma Ditowel

MELIHAT INDONESIA, SEMARANG – Terdakwa penembak siswa SMK hingga tewas di Semarang, Aipda Robig Zaenudin mengadu ke hakim. Dia mengaku dipukul padahal cuma ditowel.

Tim penasihat hukum Robig mengatakan, peristiwa yang disebut pemukulan itu terjadi selepas Robig mengikuti sidang perdana di PN Semarang pekan lalu.

Saat Robig keluar ruang sidang, tiba-tiba ada seseorang yang memukulnya.

Namun, berdasarkan pantauan di lokasi saat itu, Robig terlihat ditowel, bukan dipukul, oleh seorang anggota keluarga korban penembakan.

Mendapat tindakan itu, Robig berbalik arah dan berdiam menatap tajam ke arah orang tersebut.

Atas kejadian itu, Robig meminta perlindungan dirinya diperketat. Sehingga, harapannya ke depan tidak akan terulang.

“Kami meminta perlindungan diperketat,” ucap penasihat hukum Robig.

Ketua Majelis Hakim, Mira Sendangsari lantas memerintahkan jaksa dan tim pengawal tahanan untuk memperketat penjagaan.

“Nanti ditambahkan keamanannya ya. Pak jaksa tolong diperhatikan,” ucap hakim.

Selepas sidang, kuasa hukum korban, Zainal Abidin Petir menyebut terdakwa Robig cengeng. Bahkan, ia menilai insiden itu tidak layak dikatakan sebagai pemukulan.

“Ah, cengeng itu. Nggak ada pemukulan. Kalau bener ada, coba divisum saja,” kritik Petir.

Sebelumnya diberitakan, anggota Polrestabes Semarang Aipda Robig Zainudin diduga menembak sekelompok pemuda yang melintas dengan sepeda motor di Jalan Candi Penataran Raya, Kota Semarang pada Minggu (24/11/2024) dini hari.

Terdapat tiga orang yang tertembak, semuanya merupakan siswa SMKN 4 Semarang. Korban Gamma Rizkynata Oktafandy tertembak di bagian pinggul sehingga mengakibatkan pelajar berusia 17 tahun ini tewas. Sementara dua korban lain juga tertembak tetapi selamat. Korban AD terserempet peluru di dada dan korban ST tertembak di tangan. (bhq)

Recent PostView All

Follow Us

Recent Post

Adblock Detected

Please support us by disabling your AdBlocker extension from your browsers for our website.