Selasa, Juni 2, 2026

Baru Jadi Menkeu, Purbaya Yudhi Sadewa Diterpa Ulah Putranya yang Sindir Sri Mulyani Agen CIA

Media sosial dihebohkan oleh unggahan kontroversial Yudo Sadewa, putra Menteri Keuangan baru Purbaya Yudhi Sadewa. Tak lama setelah ayahnya resmi menggantikan Sri Mulyani Indrawati, Yudo mengunggah postingan bernada sindiran tajam yang menyulut perdebatan publik.

Dalam sebuah postingan Threads yang viral pada Selasa (9/9/2025), Yudo menulis:

“Alhamdulillah, ayahku melengserkan agen CIA Amerika yang menyamar jadi menteri.”

Ungkapan ini secara luas diartikan sebagai sindiran kepada Sri Mulyani.

Unggahan tersebut cepat menyebar di berbagai platform media sosial dan diunggah ulang oleh sejumlah akun publik, termasuk @seduluranakbangsa. Akun Threads yang diduga milik Yudo pun langsung menghilang, sementara akun Instagram pribadinya @yvdos4dewa yang memiliki lebih dari 83 ribu pengikut juga lenyap tak lama setelah kontroversi mencuat.

Namun, jejak digitalnya sudah lebih dulu tersebar. Sejumlah video di akun TikTok @yudosadewa juga ikut menjadi sorotan. Salah satunya membahas program Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera) dengan nada sindiran terhadap Sri Mulyani.

“Kan mencerminkan pemerintah juga. Eh bukan di Indonesia ya, Konoha ya. Pemerintah Konoha tuh sama, mencerminkan rakyatnya. Bodoh terus maling,” kata Yudo dalam video tersebut.

Selain itu, ia juga melontarkan pernyataan keras tentang orang miskin. Yudo menyebut orang miskin punya crab mentality atau iri pada kesuksesan orang lain.

“Kalau ada orang sukses mereka pasti benci, iri, dengki, sinis, dan pengen ngajak mereka ke golongan mereka,” ujarnya.

Ia menambahkan orang miskin bersikap munafik dan rasis.

“Harta tuh gak dibawa mati, tapi kan bisa harta dibawa mati. Di Islam aja bisa kok, disumbangin caranya. Nah itu munafik kedua,” ucapnya.

“Orang miskin biasanya rasis terhadap satu sama lain,” tambah Yudo.

Sambil menunjukkan kartu BCA Prioritas miliknya, Yudo membandingkan sikap orang kaya.

“Lu kalau ke BCA prioritas ya, nih kayak gw BCA prioritas kartu gw yah. Lu kalau dateng ke kantornya, gak peduli orang tu mau kulit lu ungu kek, item kek. Matanya melotot, sipit, gak peduli mereka. Mereka peduli hanya pelayanan. Dan terakhir yang paling susah dibasmi adalah mental ngemis,” katanya.

Kontroversi ini menuai reaksi beragam. Banyak warganet menilai pernyataan Yudo tidak pantas diucapkan oleh putra seorang pejabat publik. Komentar netizen pun bermunculan, mulai dari sindiran hingga candaan. Ada yang menyebut Yudo sebagai “penerus fufufafa”, bahkan ada yang menyamakan dengan kasus “bibit Mario Dandy”.

Di tengah ramainya polemik, muncul pula spekulasi apakah akun tersebut benar-benar milik Yudo. Beberapa pihak menyebut bisa saja akun diretas, atau bahkan merupakan upaya sabotase politik untuk menjatuhkan Purbaya di hari pertama menjabat.

Hingga kini, belum ada tanggapan resmi dari pihak Purbaya Yudhi Sadewa terkait ulah anaknya.

Recent PostView All

Follow Us

Recent Post

Adblock Detected

Please support us by disabling your AdBlocker extension from your browsers for our website.