Kamis, April 23, 2026

Benarkah Konsumsi Garam Berlebihan Membuat Double Chin?

MELIHAT INDONESIA, JAKARTA – Double chin, atau lemak submental, adalah penumpukan lemak di bawah dagu yang menyebabkan tampilan seperti memiliki dua dagu. Banyak faktor dapat mempengaruhi kemunculan double chin, salah satunya adalah konsumsi garam.

Pengaruh Garam Terhadap Double Chin

Dikutip dari berbagai sumber, konsumsi garam dapat mempengaruhi tampilan double chin melalui mekanisme retensi air. Garam mengandung natrium, yang memiliki kemampuan untuk menarik dan menahan air dalam tubuh. Ketika seseorang mengonsumsi makanan tinggi garam, natrium dalam garam akan menyebabkan tubuh menyimpan lebih banyak air.

Bagaimana Proses Ini Terjadi?

Dr. Caryn menjelaskan bahwa leher merupakan area dengan jaringan longgar. “Ketika natrium menyerap air, area jaringan longgar seperti leher adalah tempat pertama yang akan terisi air tersebut. Ini membuat area tersebut terlihat lebih membengkak,” ujar dr. Caryn. Akibatnya, wajah bisa tampak lebih bengkak, termasuk area di bawah dagu yang memperburuk tampilan double chin.

Apa Kata Para Ahli?

Beberapa ahli berpendapat bahwa meskipun garam dapat memperburuk penampilan double chin, konsumsi garam bukanlah penyebab utama dari kondisi ini. Faktor utama yang sering disebut adalah kelebihan berat badan dan penumpukan lemak di area leher. Garam hanya dapat memperburuk tampilan yang sudah ada dengan menyebabkan retensi air.

Konsumsi garam tinggi dapat berkontribusi pada tampilan double chin dengan menyebabkan penumpukan air di area leher, tetapi tidak secara langsung menyebabkan double chin. Untuk mengurangi risiko double chin, penting untuk mempertimbangkan pola makan secara keseluruhan dan menjaga berat badan dalam rentang sehat. (**)

Recent PostView All

Follow Us

Recent Post

Adblock Detected

Please support us by disabling your AdBlocker extension from your browsers for our website.