Rabu, Juni 10, 2026

Curhat Terakhir Novia Widyasari Hingga Minum Sianida Dicampur Minuman Red Velved Kesukaannya

Novia Widyasari Rahayu

Novia Widyasari Rahayu, mahasiswi Universitas Brawijaya Malang yang bunuh diri di dekat makam ayahnya menuliskan pesan terakhir sebelum mengakhiri hidupnya.

Pesan terakhir Novia tersebar di dunia maya setelah sejumlah warganet membongkar tulisan Novia Widyasari di aplikasi Quora.

#SAVENOVIAWIDYASARI pun menjadi trending topic di Twitter hingga Minggu, 5 Desember 2021.

Sebelum bunuh diri Novia Widyasari menuliskan beberapa hal tentang dirinya termasuk pesan untuk sang bunda.

Ia menuliskan curahan hatinya melalui Quora dengan nama akun Aulia Dinarmara Putri R.

Salah satu tulisannya yang membuat haru adalah pesan terakhirnya untuk sang bunda. Begini isi pesannya.

“Mama, Ikhlasin aku ya ma. Aku udah capek, nggak kuat. Aku ketakutan sendiri tiap hari. Terima kasih untuk segala hal yang mama lakukan untuk aku. Aku minta maaf juga, terima kasih mama. Aku sayang mama,” begitu bunyi pesan yang ia bagikan.

Pesan tersebut berupa tangkapan layar HP dari catatan yang ia tulis.

Pada postingan tersebut Novia menuliskan cerita tentang dirinya yang berniat mengakhiri hidup dengan meminum sianida. Ia sengaja menulis pesan untuk ibunya sebelum meminum racun tersebut.

Tulisan itu dibuat Novia pada Minggu, 28 November 2021. Berikut ini isi tulisannya.

“Saya sengaja menulis ini kemarin. Saya berniat pergi dari rumah dengan menggenggam 2 sianida, yang rencananya akan saya minum dengan minuman varian red velvet kesukaan saya.”

“Saya akan meminumnya di daerah paralayang. Jika saya mati saya akan dikira kecelakaan. Sebelum meminumnya saya ingin mengirim ini untuk mama,” tulis Novia dalam postingan tersebut.

Selanjutnya masih dalam postingan yang sama Novia bercerita bahwa hari itu ia melihat sang bunda memasak rawon sambil menangis.

Menurut gadis berkerudung ini sang bunda menangis karena merindukan ayahnya serta meratapi nasib dirinya.

“Dia memasak sambil menangis mungkin merindukan papa juga meratapi kondisiku yang seperti seonggok daging tanpa jiwa. Setelah itu mama datang ke kamar menyuapi saya makan dan menawari apakah saya ingin jalan-jalan dan membeli sesuatu?” lanjut Novia dalam tulisan tersebut.

“Saya hanya diam saja. Tapi hati saya sangat sakit. Sakit dengan kondisi saya dan sakit melihat mama saya,” ujarnya.

Pada bagian akhir tulisan ia pun mengucapkan terima kasih kepada semua yang telah merespon tulisannya itu.

Seperti diketahui Novia Widyasari Rahayu dikabarkan meninggal dunia akibat bunuh diri pada Kamis, 2 Desember 2021 di dekat pusara ayahnya.

Pemicunya diduga Novia mengalami depresi akibat diperkosa dan dihamili kekasihnya. Sang kekasih dan keluarga kekasih pun memaksa Novia untuk melakukan aborsi.

Diketahui bahwa kekasih gadis berusia 23 tahun itu merupakan seorang anggota polisi bernama Bripda Randy.

Recent PostView All

Follow Us

Recent Post

Adblock Detected

Please support us by disabling your AdBlocker extension from your browsers for our website.