Jumat, Mei 8, 2026

Jengkol Miliki Bau Menyengat Kaya Manfaat, Simak No 7 Bikin Glowing

MELIHAT INDONESIA – Jengkol adalah salah satu bahan makanan paling kontroversial di Indonesia.

Aroma kuat dan khas yang dimiliki, serta memiliki penggemar fanatik cukup banyak, membuatnya jadi ikon kuliner nusantara. Aromanya memang menyengat, namun memilik ibanyak manfaat.

Meski bukan sumber protein hewani, sering kali harga jengkol bisa lebih mahal dari harga daging sapi lokal berkualitas baik.

Aroma khas yang sangat kuat dari jengkol juga membuat tidak sedikit orang yang membencinya.

Namun, di balik segala kontroversi, buah bernama latin Pithecellobium jiringa ini memiliki segudang manfaat.

Menurut Jurnal Biosains Vol 4, No 2 (2018) karya Indah Sinaga, dkk. dari Fakultas Biologi Universitas Medan, dijelaskan bahwa salah satu senyawa khas yang ditemukan dalam tanaman jengkol adalah asam jengkolat.

Dijelaskan juga oleh Hyeronimus S.B. dalam buku Ragam dan Khasiat Tanaman Obat (2008), senyawa jengkolat adalah jenis asam amino alifatik yang mengandung sulfur dan bersifat toksik.

Selain asam jengkolat, tanaman jengkol juga mengandung beragam zat, seperti glikosida, protein, karbohidrat, kalsium, fosfor, serta vitamin A, vitamin B, dan vitamin C.

Dalam jengkol juga terdapat minyak atsiri, saponin, alkaloid, terpenoid, flavonoid, dan tanin yang memiliki potensi sebagai insektisida, larvasida, dan zat toksik terhadap wereng coklat.

Dengan sejumlah kandungan tersebut, lantas apa manfaat jengkol untuk kesehatan? Berikut ini penjelasannya.

1. Mencegah diare

Kulit dan buah jengkol yang mengandung senyawa tanin berperan sebagai antibakteri yang menghambat pertumbuhan bakteri Salmonella typhi.

Itu adalah bakteri yang dapat menyebabkan infeksi primer usus, termasuk diare pada anak.

2. Menurunkan gula darah

Kulit jengkol yang memiliki kandungan fenolat dan terpenoid berpotensi menurunkan kadar gula darah.

3. Efek antioksidan dan anti-peradangan

Senyawa bioaktif dalam tanaman ini, termasuk flavonoid dan alkaloid, telah terbukti memiliki sifat antioksidan dan antiperadangan. Kandungan ini dapat membantu mencegah dan mengobati berbagai penyakit.

4. Menjaga daya tahan tubuh

Jengkol yang mengandung vitamin C dapat berfungsi sebagai antioksidan dan membantu meningkatkan daya tahan tubuh.

5. Menjaga kesehatan tulang

Jengkol mengandung kalsium yang penting untuk menjaga kesehatan tulang. Dengan kandungan tersebut, jengkol juga dapat mencegah osteoporosis.

6. Membantu pencernaan

Jengkol kaya akan serat. Dengan kandungan tersebut, manfaat jengkol untuk kesehatan di antaranya termasuk membantu melancarkan buang air besar dan memperbaiki sistem pencernaan.

7. Menyehatkan kulit

Kandungan vitamin C dan antioksidan dalam jengkol berperan penting dalam menjaga kesehatan kulit.

Nutrisi yang terdapat dalam jengkol juga dapat mengurangi peradangan dan mempercepat proses penyembuhan luka pada kulit.

8. Bantu turunkan berat badan

Biji jengkol mengandung asam amino sulfur. Kandungan tersebut diyakini berperan menurunkan berat badan.

9. Obati diabetes

Jengkol mengandung senyawa flavonoid, khususnya isoflavon, yang telah terbukti merangsang sekresi insulin. Dengan kandungan tersebut jengkol menjadi pengobatan alami potensial untuk diabetes.

10. Mengurangi risiko penyakit jantung

Kandungan serat dan fitonutrien yang melimpah dalam jengkol dapat membantu menurunkan kolesterol darah.

Oleh karena itu, jengkol dipercaya mampu mengurangi risiko penyakit jantung dan menjaga kesehatan sistem kardiovaskular. (Tim)

Recent PostView All

Follow Us

Recent Post

Adblock Detected

Please support us by disabling your AdBlocker extension from your browsers for our website.