Hubungan dagang Indonesia dan Prancis kembali diperkuat dalam pertemuan bilateral Presiden Prabowo Subianto dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron di Paris, Kamis. Salah satu yang disorot Macron ialah keputusan Indonesia membuka pasar bagi produk susu dan daging sapi asal Prancis.
“Saya juga ingin mengatakan kepada Anda, Presiden Prabowo, betapa senangnya kami atas dibukanya pasar Indonesia bagi sektor susu dan daging sapi kami, yang juga mendukung strategi kedaulatan pangan Anda, ambisi Anda untuk meningkatkan kualitas pangan rakyat Indonesia,” ujar Macron dikutip dari YouTube Sekretariat Presiden, Jumat (29/5/2026).
Dalam kesempatan itu, Macron menegaskan komitmen Prancis untuk memperluas kerja sama ekonomi dengan Indonesia, baik di bidang perdagangan maupun investasi. Ia juga berharap perjanjian kemitraan ekonomi komprehensif Indonesia-Uni Eropa atau IEU-CEPA dapat segera diterapkan.
“Dalam hal ini saya berharap agar perjanjian kemitraan ekonomi komprehensif antara Uni Eropa dan Indonesia segera berlaku. Saya tahu Anda juga berbagi harapan ini, karena kita memang saling melengkapi dalam banyak hal. Untuk memanfaatkan seluruh potensinya, penting agar perjanjian ini diterapkan sepenuhnya, khususnya terkait penghapusan hambatan perdagangan dan investasi,” kata Macron.
Macron turut menyambut positif rencana investasi dari Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) ke Prancis.
“Saya juga menyambut baik keinginan kelompok-kelompok besar Indonesia dan dana kekayaan negara Danantara untuk berinvestasi lebih banyak di Prancis,” ujar Macron.
Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya kedua negara mempererat hubungan ekonomi strategis di tengah meningkatnya kerja sama perdagangan dan investasi antara Indonesia dan Prancis.