Selasa, Juli 7, 2026

Menteri PU Berterimakasih Setelah Perbaikan Jembatan Enang-Enang Viral Hasil Dari Gotong Royong Warga Aceh? 

Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo mengapresiasi langkah warga Aceh yang bergotong royong mengumpulkan dana untuk memperbaiki Jalan dan Jembatan Enang-Enang di Kecamatan Pintu Rime Gayo, Kabupaten Bener Meriah. Meski demikian, pemerintah tetap akan memastikan kondisi jembatan benar-benar aman digunakan.

“Ya, kita berterima kasih pasti. Tapi itu enggak cukup. Masih ada beberapa hal yang mesti kita tambahkan di situ,” kata Dody di Serang, Banten, Senin (6/7/2026).

Dody mengatakan dirinya akan mengunjungi Aceh untuk meninjau langsung kondisi jembatan setelah diperbaiki secara swadaya oleh masyarakat.

“Besok saya ke Aceh untuk memastikan bahwa jalur jembatan itu masih layak dilewati,” ujarnya.

Ia menegaskan, apresiasi kepada masyarakat tidak menghilangkan tanggung jawab pemerintah dalam memastikan aspek keselamatan konstruksi.

“Harus berterima kasih kepada masyarakat yang berinisiatif itu. Cuma kita harus memastikan bahwa walaupun masyarakat sudah merenovasi di situ, tetap kita memastikan bahwa jembatan itu memang layak dilewati,” kata Dody.

Sebelumnya, Jalan dan Jembatan Enang-Enang sempat tidak dapat dilalui hampir satu tahun setelah diterjang longsor. Karena perbaikan tak kunjung dilakukan, warga akhirnya menggalang dana sekitar Rp1 miliar untuk memulihkan akses yang menjadi jalur utama menuju Dataran Tinggi Gayo.

Aksi swadaya warga ini juga memicu sorotan publik. Pasalnya, pembangunan Jembatan Enang-Enang dilakukan sepenuhnya menggunakan dana gotong royong masyarakat tanpa pendanaan dari pemerintah. 

Kondisi tersebut menuai kritik karena di tengah gencarnya pembangunan berbagai proyek infrastruktur di sejumlah daerah, pemerintah dinilai tidak hadir dalam pembangunan jembatan yang menjadi akses utama masyarakat Aceh, khususnya menuju kawasan Dataran Tinggi Gayo.

Inisiator perbaikan, Sahrial Abadi, mengatakan proses perbaikan telah rampung sehingga jalur kembali dibuka untuk masyarakat.

“Jalan hari ini resmi kita buka, proses pengaspalan dan perbaikan jembatan sudah selesai. Terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu,” ungkap Sahrial.

Perbaikan tersebut sempat diwarnai polemik setelah BPJN Aceh menghentikan sementara penggunaan jalan dengan alasan keselamatan. Setelah menuai kritik, BPJN kembali membuka akses dan menyampaikan permintaan maaf.

“Sebenarnya yang saya sampaikan kemarin bukan menutup total Jalan Enang-Enang. Yang kami maksud hanya kendaraan dengan muatan berlebih yang tidak diperbolehkan melintas. Jadi jangan salah mengartikan. Saya meminta maaf,” tutur Zulkarnain.

Pemerintah berharap pemeriksaan lanjutan dapat memastikan Jembatan Enang-Enang aman digunakan, sehingga aktivitas masyarakat kembali berjalan normal.

Recent PostView All

Follow Us

Recent Post

Adblock Detected

Please support us by disabling your AdBlocker extension from your browsers for our website.