Sabtu, April 18, 2026

Remaja di Malang Laporkan Ibu ke Polisi karena Dipukul Tak Rapikan Kamar

Seorang remaja berinisial TFS (17), warga Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang, melaporkan ibu kandungnya sendiri ke polisi usai dipukul karena tak merapikan kamar tidur. Laporan tersebut dilakukan melalui layanan darurat 110 pada Sabtu (1/11/2025).

Kasi Humas Polres Malang, AKP Bambang Subinajar, membenarkan adanya laporan tersebut. Pihaknya langsung menindaklanjuti dengan mendatangi rumah pelapor untuk memastikan kondisi keduanya.

“Begitu menerima laporan, anggota Polsek Tumpang segera mendatangi rumah pelapor untuk memastikan kondisi anak dan ibunya dalam keadaan baik. Setelah dilakukan klarifikasi, ternyata peristiwa tersebut merupakan kesalahpahaman antara anak dan orang tua,” ujar Bambang saat dikonfirmasi, Senin (3/11).

Dari hasil pemeriksaan di lapangan, diketahui bahwa kejadian bermula ketika sang ibu, S (45), meminta anaknya untuk melipat selimut dan merapikan sprei tempat tidur. Namun permintaan itu tidak segera dilakukan karena TFS sibuk bermain ponsel.

Merasa kesal, sang ibu kemudian memukul anaknya menggunakan sapu, hingga menimbulkan memar ringan di bagian tangan dan paha. “Usai kejadian, ibu tersebut pergi ke kebun untuk bekerja, sementara anaknya melapor ke layanan 110,” ucap Bambang.

Petugas Polsek Tumpang kemudian mempertemukan keduanya di balai desa bersama perangkat desa untuk dilakukan proses mediasi.

“Polisi hadir untuk menengahi dan memberikan edukasi. Keduanya akhirnya saling memaafkan, dan disepakati penyelesaian secara kekeluargaan dengan surat pernyataan bersama,” katanya.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk mengutamakan komunikasi dan penyelesaian secara kekeluargaan dalam menghadapi permasalahan di lingkungan rumah tangga agar tidak berujung pada laporan hukum.

Recent PostView All

Follow Us

Recent Post

Adblock Detected

Please support us by disabling your AdBlocker extension from your browsers for our website.