MELIHAT INDONESIA, SEMARANG – Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti berjanji segera merealisasikan program bantuan operasional RT Rp25 juta per tahun.
Dia mengaku tidak bisa langsung merealisasikan program unggulannya sejak hari pertama karena memerlukan penyesuaian anggaran pendapatan belanja daerah (APBD).
“Semuanya (realisasi program Rp25 juta per RT) setelah perubahan anggaran, karena ketok anggaran tahun 2024 kan tidak ada,” ujar Agustina saat ditemui usai tarawih keliling di kantor Kejari Kota Semarang, Rabu (19/3/2025).
Agustina menegaskan sedang membuat roadmap anggaran yang baru. Ia pun menjanjikan progam bantuan operasional bisa terealisasi pada bulan Juli, sehingga bisa dimanfaatkan pada momen Agustusan.
“Jadi nanti Juli sekitar satu bulanan nanti selesai (didistribusikan) untuk 10.600-an RT. Uangnya sudah siap,” beber Agustin.
“Langsung kita siapkan untuk dikirim-kirimkan ke masyarakat untuk menyambut acara 17-an,” imbuhnya.
Pernyataan Agustina ini diharap bisa menjadi jawaban bagi masyarakat Kota Semarang yang meragukan realisasi program bantuan operasional RT tersebut.
Saat masa kampanye Pemilihan Wali Kota Semarang, Agustina dan wakilnyan memiliki program unggulan berupa bantuan dana operasional Rp25 juta untuk setiap RT per tahun.
Bantuan operasional dapat digunakan untuk mengurangi beban iuran warga seperti iuran sampah atau iuran keamanan.
Jumlah RT di Kota Semarang sekiitar 10.352 RT. Dengan anggaran Rp25 juta per RT, artinya membutuhkan anggaran Rp258,8 miliar per tahun. (*)