Minggu, Mei 31, 2026

Update Kondisi Banjir Karanganyar Demak, Derasnya Arus Air di Jalur Pantura Seperti Ombak

MELIHAT INDONESIA, DEMAK – Banjir masih merendam wilayah Karanganyar, Kabupaten Demak, Senin (18/3/2024).

Bahkan, menurut laporan warga dalam video yang diunggah akun Instagram @demakhariini, ketinggian air banjir semakin bertambah.

Tak hanya itu, arus air di jalur pantura Demak-Kudus semakin deras.

Saking derasnya, kondisi jalur pantura tersebut seperti ombak di lautan.

“Senin 18 Maret, tak rewangi update ki, sangar temen ombak e ki,” kata warga dalam video.

Sebelumnya diberitakan, jalan pantura Kudus – Demak kembali lumpuh total terendam banjir, Minggu (17/3/2024).

Ketinggian air mencapai hampir 90 centimeter (cm) di beberapa titik, sehingga tak bisa dilalui kendaraan.

Banjir terparah berada jalur pantura Kudus – Demak, turut wilayah Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Demak.

Padahal, belum lama ini jalur pantura Kudus – Demak juga lumpuh karena banjir.

Widya Astuti, warga Dukuh Norowito, Desa Ketanjung, Kecamatan Karanganyar, tak menyangka wilayahnya kembali direndam banjir parah seperti beberapa waktu lalu.

“Mulai sekitar jam 04.00 WIB air sudah mulai naik, air rumah sudah setinggi tiga meter, sudah tenggelam.

“Menurut saya ini lebih parah dibanding sebelumnya,” tuturnya. 

Dia mengatakan sempat kebingungan untuk mengungsi. Lantaran pengungsian yang disediakan oleh pemerintah setempat terlalu jauh baginya. 

“Saya sama keluarga kemarin sudah sempat mengungsi di Tanggulangin, Kudus, tapi ternyata tanggul Sungai Wulan jebol lagi, jadi naik airnya.”

“Sekarang ya di sini, (kolong Jembatan Tanggulangin) yang agak tinggi,” ujarnya. 

Menurut Astuti, warga tak bisa menjangkau lokasi pengungsian yang disediakan pemerintah Demak, yang berada di Kedungwaru Lor dan Gajah. 

“Kalau ke sana tidak bisa tidak ada aksesnya,” tuturnya. (*)

Recent PostView All

Follow Us

Recent Post

Adblock Detected

Please support us by disabling your AdBlocker extension from your browsers for our website.