Selasa, Juni 2, 2026

Massa Bubarkan Dan Rusak Sebuah Rumah Doa Umat Kristen Di Padang, Oknum Diamankan Polisi

Insiden intoleransi terjadi di Kelurahan Padang Sarai, Kota Padang, pada Minggu (27/07), ketika sekelompok massa merusak sebuah rumah doa umat Kristen.

Massa menyerang dengan kayu dan batu sambil meneriakkan pembubaran, tepat saat puluhan anak sedang belajar agama Kristen di dalam bangunan.

Pendeta GKSI Anugerah Padang, F. Dachi, membenarkan bahwa saat kejadian, kegiatan ibadah anak-anak tengah berlangsung.

Tindakan tersebut mengejutkan dan membuat banyak pihak prihatin.

Wakapolda Sumatera Barat, Brigjen Pol Solihin, menyatakan bahwa sembilan orang terduga pelaku telah diamankan untuk diperiksa.

Ia juga membuka kemungkinan jumlah pelaku akan bertambah seiring pengembangan penyelidikan.

Menanggapi peristiwa ini, Wali Kota Padang Fadly Amran menyampaikan permintaan maaf kepada seluruh pihak yang terdampak.

Ia menegaskan bahwa insiden ini dipicu oleh miskomunikasi antara warga sekitar dan pengelola rumah doa, serta menekankan pentingnya menjaga kerukunan antarumat beragama.

Fadly juga memastikan bahwa proses hukum akan dijalankan oleh aparat kepolisian secara tuntas.

Kejadian ini menjadi pengingat bahwa toleransi dan dialog antarpemeluk agama perlu terus dibangun.

Semua pihak diharapkan menahan diri dan menyerahkan penanganan kepada pihak berwenang agar kejadian serupa tidak kembali terjadi.

Recent PostView All

Follow Us

Recent Post

Adblock Detected

Please support us by disabling your AdBlocker extension from your browsers for our website.