Jumat, April 17, 2026

Keliling Masjid, Ganjar Cek Kesiapan Salat Jumat

“Karpet sudah digulung semua kan? Lantai sudah dipel dan pintu masuk nanti dibatasi. Sediakan sabun dan hand sanitizer di tempat wudhu,”

– Ganjar Pranowo

SEMARANG – Sejumlah masjid di Jawa Tengah memutuskan untuk tetap menggelar salat Jumat, hari ini. Untuk memastikan persiapan, Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo gowes keliling Kota Semarang dan mengunjungi sejumlah masjid.

Ganjar bersama rombongan pertama mampir di Masjid al-Hikmah Gayamsari Kota Semarang. Setelah itu, Ganjar berkeliling mengecek laboratorium kesehatan Jawa Tengah, SDN 1 Kalicari Semarang dan mampir di Masjid Agung Kauman Kota Semarang.

Di dua masjid yang dikunjungi, Ganjar berdialog dengan pengurus tentang persiapan pelaksanaan salat Jumat. Ganjar memastikan, bahwa standar protokol keamanan telah dilaksanakan dengan baik.

“Karpet sudah digulung semua kan? Lantai sudah dipel dan pintu masuk nanti dibatasi. Sediakan sabun dan hand sanitizer di tempat wudhu,” pinta Ganjar.

Beberapa Masjid Belum Siap

“Itu kok tidak ada sabunnya? Ini serius lho, jangan anggap sepele,”

– Ganjar Pranowo

Ganjar dengan detil melihat persiapan dua masjid itu untuk memastikan semua regulasi yang ditetapkan telah dilakukan dengan baik. Saat melihat tidak ada sabun di tempat wudhu Masjid Agung Kauman Semarang, Ganjar langsung tegas memanggil pengurus.

“Itu kok tidak ada sabunnya? Ini serius lho, jangan anggap sepele,” tegasnya.

Salah satu pengurus masjid mengatakan memang belum menyediakan sabun di tempat wudhu. Meski begitu, para jamaah sebelum masuk, tangannya akan disemprot dengan cairan disinfektan.

“Jangan begitu, ini saya kasih uang untuk beli sabun. Sekarang langsung beli dan taruh di tempat-tempat wudhu itu,” ucap Ganjar sambil memberikan sejumlah uang kepada pengurus.

Antisipasi Pengelola Masjid

“Nanti setiap jamaah yang masuk, tangannya kami semprot cairan disinfektan.”

– Abdul Wahid, Sekretaris Badan Pengelola Masjid Agung Kauman

Sekertaris Badan Pengelola Masjid Agung Kauman Semarang, Abdul Wahid mengatakan, pelaksanaan salat Jumat tetap akan dilaksanakan di masjid itu. Meski begitu, pihaknya sudah melakukan sejumlah antisipasi sesuai aturan yang berlaku.

“Nanti setiap jamaah yang masuk, tangannya kami semprot cairan disinfektan. Kemudian kami membatasi pintu masuk dan ada penjagaan agar semua aman,” tegasnya.

Untuk pelaksanaan salat di dalam masjid, pihaknya akan mengatur shaf para jamaah. Nantinya, shaf tidak boleh terlalu dekat agar semua terhindar dari penyebaran virus itu.

“Ini nanti diminta pak Ganjar untuk membeli sabun dan diletakkan di tempat wudhu. Langsung kami laksanakan perintah itu,” pungkasnya.

Recent PostView All

Follow Us

Recent Post

Adblock Detected

Please support us by disabling your AdBlocker extension from your browsers for our website.