Minggu, Juli 12, 2026

Mendadak Berpulang, Temon Tinggalkan Duka Mendalam untuk Penggemar dan Rekan Komedian

Dunia hiburan Tanah Air kembali diselimuti kabar duka. Komedian senior Simson Rarameha Ngadang atau yang lebih dikenal dengan nama Temon meninggal dunia pada Minggu (12/7/2026). Kepergiannya mengejutkan banyak pihak, mulai dari penggemar hingga sesama rekan artis yang mengenangnya sebagai sosok penuh keceriaan.

Ucapan belasungkawa membanjiri media sosial tak lama setelah kabar wafatnya Temon tersebar. Banyak warganet mengaku terkejut sekaligus mengenang aksi-aksi komedi sang pelawak yang telah menghibur masyarakat selama bertahun-tahun.

Sejumlah pengguna media sosial menyampaikan rasa kehilangan mereka. Ada yang mengaku baru beberapa waktu lalu masih melihat Temon dalam kondisi sehat, sementara lainnya menyebut almarhum sebagai salah satu legenda komedi yang telah mewarnai dunia hiburan Indonesia.

Sebelumnya, Temon dilaporkan meninggal dunia pada Minggu pagi sekitar pukul 08.42 WIB. Komedian tersebut disebut mengalami serangan jantung dan diketahui memiliki riwayat tekanan darah tinggi.

Jenazah kemudian dibawa ke rumah duka di kawasan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan. Sejumlah rekan sesama komedian, termasuk Cak Lontong dan Caisar, tampak hadir untuk memberikan penghormatan terakhir.

Cak Lontong mengaku sangat terpukul karena kabar duka itu datang secara tiba-tiba. Menurutnya, saat terakhir bertemu, Temon masih tampak sehat, penuh semangat, dan tetap menghibur saat tampil di atas panggung.

“Memang kepergiannya mendadak karena baru tadi pagi kita dapat kabar. Kita mohon doanya dari teman-teman buat Bang Temon,” ujar Cak Lontong.

Ia juga mengungkapkan bahwa selama ini dirinya tidak mengetahui Temon memiliki keluhan kesehatan serius. Informasi yang diterimanya dari keluarga menyebut Temon sempat mengeluhkan nyeri di bagian dada sebelum akhirnya dilarikan ke rumah sakit.

Pertemuan terakhir keduanya terjadi pada akhir Juni 2026 saat sama-sama mengisi acara Jakculture di Pasar Seni Ancol, Jakarta. Menurut Cak Lontong, saat itu Temon masih terlihat sehat dan tetap menghibur penonton.

Cak Lontong mengenang persahabatan mereka yang telah terjalin sejak sekitar tahun 2004. Selama bertahun-tahun, mereka kerap berkumpul bersama rekan-rekan komedian untuk berdiskusi dan mengembangkan berbagai ide program hiburan.

Baginya, Temon bukan hanya sosok pelawak berbakat, tetapi juga pribadi yang selalu membawa tawa dan semangat bagi orang-orang di sekitarnya. Kepergiannya pun meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, sahabat, dan para penggemarnya.

Recent PostView All

Follow Us

Recent Post

Adblock Detected

Please support us by disabling your AdBlocker extension from your browsers for our website.