MELIHAT INDONESIA – Menggunakan teflon yang terkelupas dapat menimbulkan beberapa bahaya, terutama jika digunakan untuk memasak makanan.
Berikut adalah potensi bahayanya:
- Konsumsi Partikel Teflon
• Lapisan teflon yang terkelupas dapat bercampur dengan makanan. Meskipun umumnya partikel tersebut tidak langsung beracun, mereka sulit dicerna oleh tubuh dan dapat menyebabkan iritasi pada saluran pencernaan dalam jangka panjang. - Paparan Zat Berbahaya
• Teflon biasanya terbuat dari polytetrafluoroethylene (PTFE). Ketika lapisan teflon terkelupas dan terpapar suhu tinggi (di atas 260°C), dapat menghasilkan uap beracun yang disebut polymer fume fever. Uap ini berisiko menyebabkan:
– Iritasi mata, hidung, dan tenggorokan.
– Gejala mirip flu, seperti demam, sakit kepala, atau menggigil. - Risiko Penyakit dalam Jangka Panjang
• Dalam beberapa kasus, jika teflon menggunakan senyawa perfluorooctanoic acid (PFOA), bahan ini terkait dengan potensi risiko kanker atau gangguan kesehatan lainnya. Namun, PFOA telah banyak dilarang di berbagai negara.
Solusi Aman:
• Berhenti menggunakan teflon terkelupas. Ganti dengan wajan baru yang berkualitas.
• Berinvestasi pada bahan alternatif: Wajan stainless steel, keramik, atau besi cor lebih aman untuk kesehatan.
• Rawat teflon dengan baik: Hindari menggores permukaan dengan spatula logam atau menggunakannya di suhu terlalu tinggi. (*)