Rabu, Juni 3, 2026

Protes Tayangan Trans7, Santri Demo di Transmart dan Trans Studio Mall, Warganet: “Pokoknya yang Ada Trans-nya Didemo!”

Ratusan santri yang membawa bendera Nahdlatul Ulama (NU) menggelar aksi unjuk rasa di depan Transmart Jember pada Kamis (16/10/2025). Aksi tersebut merupakan buntut dari kontroversi tayangan program Xpose Uncensored di Trans7 yang dinilai menyinggung kehormatan Pondok Pesantren Lirboyo, Kediri, Jawa Timur, serta sosok kiai karismatik KH Anwar Manshur.

Dalam video yang diunggah akun TikTok @yono_ae18, tampak massa yang rata-rata mengenakan peci hitam, kaos hitam, dan sarung celana melantunkan shalawat di depan Transmart Jember. “Transmart Jember didemo,” tulis keterangan dalam video tersebut.

Para santri yang turun ke jalan mengaku ingin menyuarakan keberatan terhadap konten Trans7 yang dianggap menghina ulama. Namun, mereka justru menggelar aksi di depan Transmart, sebuah pusat perbelanjaan ritel, bukan di kantor Trans7 yang menayangkan program tersebut.

Dalam orasinya, salah satu peserta aksi menyampaikan, “Semuanya. Kedatangan kami di tempat ini akan melakukan aksi protes buruk terhadap Trans. Salah satunya, Transmart, sebagai kelompok Transmedia yang ada di wilayah kita selama ini.”

Aksi yang berlangsung di depan pintu masuk Transmart Jember itu menarik perhatian masyarakat sekitar. Massa membawa poster dan meneriakkan yel-yel menuntut pertanggungjawaban pihak Trans7. Meski begitu, banyak warganet justru mencibir aksi ini karena dinilai salah alamat.

“Trans7 pak, bukan Transmart ya Allah,” tulis akun @tantesil. “Transmart salah apa weh, gak tahu dah ah,” timpal @nut.
“Dikira Transmart milik Trans7 apa gimana?” tanya akun @freelg. “Transmart gak ngerti apa-apa disamperin,” tambah @ngaa.

Meskipun Transmart dan Trans7 berada di bawah naungan grup yang sama, yakni CT Corp, keduanya merupakan entitas bisnis yang berbeda. Transmart bergerak di bidang ritel, sedangkan Trans7 adalah stasiun televisi di bawah Trans Media.

Tak hanya di Jember, aksi serupa juga terjadi di Bandung, Jawa Barat. Puluhan massa menggeruduk kawasan Trans Studio Mall Bandung, yang juga bagian dari grup usaha Trans Corp. Dalam video yang dibagikan akun Instagram @bdg.info, terlihat massa berkumpul di depan mal dengan mobil komando dan pengeras suara. Bahkan terlihat asap mengepul dari kejauhan yang diduga berasal dari pembakaran ban.

“Puluhan massa mendatangi kawasan Trans Studio Bandung yang berada di Jln. Gatot Subroto, Kota Bandung pada Kamis (15/10) siang kemarin. Kehadiran mereka diduga karena kecewa terhadap penayangan salah satu TV swasta yang sempat menayangkan video terkait kondisi pesantren dan menuntut permintaan maaf terbuka. Situasi aksi tersebut berjalan damai dan kondusif serta dijaga oleh aparat terkait,” tulis akun tersebut.

Aksi demonstrasi di dua kota ini pun menuai reaksi beragam dari masyarakat dunia maya. Banyak netizen mempertanyakan alasan para demonstran mendatangi Transmart dan Trans Studio Mall yang bukan pihak penyiar tayangan tersebut.

“Lanjut ka Trans Metro Bandung, terus Trans Jakarta sakalian,” sindir @shandet_dest. “Pokoknya yang ada kalimat Trans didemo wkwk,” kata @aidilsuoni. “Stasiun TV-nya donk. Itu mah mal… Walau sama pemiliknya tapi jangan disamakan semua donk. Kesian pegawainya,” tulis @dhan_darmanto.
“Saya paham ini satu grup, tapi ngerti ga sih satu grup bukan berarti satu manajemen. Direkturnya aja beda,” ujar @rmdanfh. “Kenapa jadi demo di mal, kan kemarin udah pihak Trans7-nya dateng ke pesantren dan minta maaf,” kata @fathografy.

Meski pihak Trans7 telah menyampaikan permintaan maaf dan berjanji melakukan pembenahan internal, gelombang protes dari berbagai daerah, terutama kalangan pesantren dan santri, masih terus bermunculan sebagai bentuk solidaritas terhadap Pondok Pesantren Lirboyo. Namun, aksi yang salah sasaran ini justru menjadi bahan olok-olok di dunia maya dan memunculkan tagar sindiran, “Salah Alamat Demo”.

Recent PostView All

Follow Us

Recent Post

Adblock Detected

Please support us by disabling your AdBlocker extension from your browsers for our website.