Minggu, Mei 31, 2026

Shin Tae-yong, Kepulangan Penuh Haru dari Tanah Garuda

MELIHAT INDONESIA, JAKARTA – Malam itu, Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta dipenuhi sorak-sorai dan derai air mata. Mantan pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, berpamitan untuk kembali ke Korea Selatan setelah menyelesaikan masa baktinya sebagai nakhoda skuad Garuda.

Karier Shin Tae-yong di Indonesia resmi berakhir pada 6 Januari 2025. Keputusan PSSI untuk mengakhiri kontraknya cukup mengejutkan banyak pihak. Pasalnya, meski performa Timnas di Piala AFF 2024 hanya bertahan di fase grup, Shin Tae-yong saat itu mengandalkan mayoritas pemain muda, dengan hanya dua pemain senior, yakni Asnawi Mangkualam dan Pratama Arhan.

“Saya baru diberi tahu pagi hari bahwa kontrak saya dihentikan,” ungkap Shin Tae-yong dalam sebuah pernyataan, mengisyaratkan ketidakhadiran komunikasi yang baik dari pihak PSSI. Bahkan, siang harinya, penggantinya, Patrick Kluivert, sudah diumumkan.

Pasca pemecatannya, Shin Tae-yong seolah menghilang dari publik. Tidak ada pernyataan resmi atau salam perpisahan hingga 11 Januari 2025. Pada hari itu, pelatih yang pernah membawa Korea Selatan mengalahkan Jerman di Piala Dunia 2018 ini akhirnya muncul dengan ucapan terima kasih kepada PSSI dan masyarakat Indonesia yang telah mendukungnya sejak ia mulai melatih Timnas pada akhir 2019.

Sebelum kembali ke Korea, Shin Tae-yong menyempatkan diri menyelesaikan beberapa proyek di Indonesia. Salah satunya adalah membintangi film berjudul Ghost Soccer. Namun, tibalah saatnya untuk pulang.

Pada Minggu malam, 26 Januari 2025, Shin Tae-yong tiba di Bandara Soekarno-Hatta bersama para asistennya, seperti Yeom Ki-hun dan Kim Jong-jin. Suasana haru langsung terasa. Ratusan suporter Timnas, termasuk kelompok La Grande Indonesia, datang untuk melepas kepergiannya. Mereka membawa spanduk bertuliskan “History Maker!” dan meneriakkan yel-yel, “Terima Kasih Shin Tae-yong.”

Mengenakan kaus putih dan celana abu-abu, Shin Tae-yong menyapa para pendukung yang hadir. Ia beberapa kali menunduk dalam-dalam sebagai tanda terima kasih. Matanya berkaca-kaca, tak mampu menyembunyikan rasa harunya. Bahkan, ia memeluk salah satu suporter yang berada di barisan depan sebelum melangkah masuk ke ruang keberangkatan.

“Saya sangat terharu dengan semua ini. Terima kasih atas kasih sayangnya,” tutur Shin Tae-yong dengan nada emosional.

Pukul 21.50 WIB, pesawat Korean Airlines yang membawanya ke tanah kelahirannya lepas landas. Dengan perasaan campur aduk, Shin Tae-yong meninggalkan Indonesia, membawa kenangan manis dan dukungan tulus dari para pencinta sepak bola Tanah Air. (**)

Recent PostView All

Follow Us

Recent Post

Adblock Detected

Please support us by disabling your AdBlocker extension from your browsers for our website.