Minggu, April 19, 2026

12 Relawan Indonesia Tertahan di Gaza, Israel Bombardir Perbatasan Rafah

MELIHAT INDONESIA, JAKARTA – Bombardemen militer Israel terus menyerang perbatasan Rafah, hingga pintu perbatasan ditutup.

Aksi militer Israel membuat 12 relawan Indonesia tertahan di Rafah, Gaza Selatan.

“Jadi ada sembilan tenaga medis dan tiga orang tenaga non-medis ya,” kata Kepala Tim Medis Darurat MER-C Indonesia Arief Rachman dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (15/5/2024).

Arief merinci, 12 orang relawan tersebut terdiri dari satu dokter spesialis bedah plastik, satu dokter spesialis bedah ortopedi, satu dokter spesialis kedokteran keluarga.

Selain itu ada satu dokter umum, dan empat perawat, ditambah dengan tiga staf non medis, dan satu bidan.

Menurutnya, penutupan pintu perbatasan Rafah telah membuat alur keluar-masuk tim kemanusiaan menjadi terganggu.

Tim relawan tersebut, seharusnya kembali ke Kairo karena tugas mereka di Gaza Selatan telah selesai.

Pihaknya menerangkan bahwa di Kairo saat ini ada tim MER-C Indonesia yang bersiaga, mereka akan masuk ke Rafah bila situasi di perbatasan membaik.

“Katakanlah ke depan kemudian terjadi gencatan senjata permanen, situasi kondusif maka kemudian tim ini bisa bergerak masuk ke Rafah.”

“Atau kalau kemudian sampai visa habis ternyata kondisi tidak menentu, tidak memungkinkan buat masuk (ke Rafah) maka tim ini kembali ke Indonesia,” kata Arief.

Tim relawan di Kairo ini berjumlah tujuh orang, terdiri dari satu dokter spesialis kandungan, satu dokter spesialis bedah, satu dokter spesialis anestesi, satu dokter umum, satu dokter gigi, dan dua perawat. (tim)

Recent PostView All

Follow Us

Recent Post

Adblock Detected

Please support us by disabling your AdBlocker extension from your browsers for our website.