Sabtu, Oktober 10, 2026

Uji Kesiagaan Bencana! Sirine Bahaya Erupsi Kelud Menggema, Pemkab Kediri Sigap Gelar Simulasi Evakuasi Skala Besar!

KEDIRI — Suasana tegang mendadak menyelimuti kawasan Wisata Exotic Park, Desa Sempu, Kecamatan Ngancar pada Kamis (8/10/2026). Sirine peringatan berbunyi nyaring menyusul ancaman erupsi Gunung Kelud yang kian memuncak. Namun tenang saja, situasi mendebarkan ini bukanlah bencana nyata, melainkan simulasi gladi lapang super ketat yang digelar oleh Pemkab Kediri melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD)!

Latihan skala besar ini sengaja dirancang semirip mungkin dengan kondisi darurat sesungguhnya agar warga tidak gagap saat bencana benar-benar datang. Skenario berjalan runtut, mulai dari penyebaran informasi saat status waspada, aktivasi posko saat siaga, hingga bunyi kentongan dan sirine yang menggelegar saat Gunung Kelud berstatus awas.

Warga pun langsung dievakuasi menuju 21 titik kumpul dengan memprioritaskan kelompok rentan. Mewakili Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana, Wakil Bupati Dewi Mariya Ulfa (Mbak Dewi) menegaskan bahwa persiapan matang adalah kunci utama keselamatan.

“Bencana adalah kepastian alam yang tidak bisa kita hentikan, tetapi jumlah korban dan besarnya kerugian adalah variabel yang bisa kita tekan apabila kita memiliki kesiapsiagaan yang matang,” katanya di sela-sela simulasi.

Di lokasi pengungsian, skenario terus bergulir menguji kesigapan tim. Mulai dari pendirian dapur umum, layanan kesehatan darurat, ketersediaan air bersih, hingga dukungan psikososial bagi warga yang ‘terdampak’ abu vulkanik disimulasikan secara terukur. Desa Pojok dan Desa Segaran turut dilibatkan penuh sebagai desa penyangga.

“Harapannya, ketika hari ini sudah siap dan paham, kalaupun nanti ada kejadian, kita bisa meminimalisir korban dan kerugian,” ujar Mbak Dewi menaruh harapan besar pada kesuksesan latihan ini.

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Kediri, Ariyanto, memastikan seluruh elemen lintas sektoral telah bekerja sama dengan taktis di lapangan.

“Personel yang terlibat berasal dari unsur OPD, TNI, Polri, PMI, tim relawan dan masyarakat,” jelasnya memastikan kekompakan tim dalam menangani situasi darurat.

Recent PostView All

Follow Us

Recent Post

Adblock Detected

Please support us by disabling your AdBlocker extension from your browsers for our website.