Program Koperasi Desa Merah Putih (Kopdes Merah Putih) kembali menjadi perhatian publik. Kali ini, sorotan muncul setelah ditemukan kejanggalan pada data lokasi koperasi di Kabupaten Tapin, Kalimantan Selatan, yang ditampilkan melalui aplikasi Simkopdes.
Berdasarkan data dalam aplikasi tersebut, terdapat 135 Kopdes Merah Putih yang terdaftar di Kabupaten Tapin. Namun, saat fitur pemetaan ditelusuri, sejumlah titik koordinat koperasi justru terlihat berada di atas laut, bukan di wilayah daratan tempat koperasi seharusnya beroperasi.
Temuan itu memunculkan pertanyaan mengenai akurasi data yang digunakan dalam sistem pendataan Kopdes Merah Putih. Mengingat program ini dijalankan dengan dukungan anggaran negara, publik menilai validitas informasi yang disajikan dalam aplikasi menjadi hal yang penting untuk dipastikan.
Sejauh ini, kemunculan titik koordinat di laut diduga berkaitan dengan kesalahan pada sistem pemetaan atau bug teknis. Meski demikian, belum ada penjelasan resmi mengenai penyebab pasti maupun langkah perbaikan yang akan dilakukan terhadap data tersebut.
Kondisi ini memunculkan spekulasi di tengah masyarakat, mulai dari dugaan kesalahan input koordinat hingga lemahnya proses verifikasi data sebelum dipublikasikan ke dalam sistem. Jika persoalan tersebut tidak segera diklarifikasi, kepercayaan publik terhadap akurasi data program berpotensi ikut terdampak.
Hingga kini, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai temuan titik koordinat Kopdes Merah Putih di Kabupaten Tapin yang muncul di atas laut maupun apakah data tersebut akan segera diperbarui.