Sabtu, November 7, 2026

Terjepit Skandal Sadap Listyo, Kubu Jokowi Panik Mainkan ‘Drama Jongkok’ di Sidang? Netizen Pecah Kongsi!

JAKARTA — Posisi mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi) kian berada di ujung tanduk. Di tengah desakan hebat menyangkut mega-skandal penyadapan ilegal yang menyeret eks Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, kubu loyalis Jokowi mendadak bermanuver putar haluan. Alih-alih merespons rentetan tudingan hukum secara elegan, sebuah orkestrasi “drama simpati” berskala masif justru digerakkan di media sosial. 

Mesin politik yang dimotori oleh Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dan barisan pendukung setianya terpantau sengaja mengeksploitasi momen viral saat Jokowi berjongkok mengambil map ijazahnya di lantai ruang sidang Pengadilan Negeri Jakarta Timur demi memancing iba publik.

Operasi cuci muka ini dimulai secara serentak sejak Kamis (5/11/2026). Akun resmi DPP PSI, @psi_id, langsung memantik narasi kesedihan dengan memposting foto teatrikal tersebut yang dibumbui takarir emosional: 

“Siapa yang tidak trenyuh melihat adegan ini? Pak Jokowi membungkuk untuk mengambil dan merapikan map dokumen hadir sebagai saksi di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Kamis (5/11/2026). Beliau menjalani proses persidangan dengan tertib dan penuh penghormatan terhadap hukum”.

Cuitan itu tak dibiarkan sendirian. Pasukan loyalis seketika menyambut, seperti akun @ceritaterbaru yang menimpali, “Sebagai anak pasti mereka sangat sedih”. Bahkan, pendukung merambah hingga menggoreng kisah masa lalu sang mantan presiden, mulai dari sakit-sakitan dengan nama Mulyono hingga lambatnya pengurusan akta kelahiran karena miskin. 

Akun @Gi_N0ng meromantisasi momen tersebut dengan narasi melankolis tingkat tinggi: “Jokowi…..Presiden yang pernah berdiri tegak di panggung dunia, memimpin dengan senyuman dan ketegasan, kini harus merunduk dalam keheningan. Bukan tentang jabatan atau kekuasaan, melainkan tentang adab, ketulusan, dan kerja keras yang sering kali tak bersuara. Melihat pundak itu menanggung lelah, Berjongkok merapikan berkas-berkasnya sendiri, mengoreskan rasa haru yang mendalam di hati. Sebuah potret kesederhanaan di balik gelar yang besar Mengajarkan kita arti ketulusan yang sesungguhnya”.

Namun, jurus air mata ini justru memicu serangan balik yang tak kalah brutal. Publik yang muak dengan taktik playing victim langsung melakukan serangan sporadis menolak lupa atas rekam jejak Jokowi selama satu dekade. 

Akun @Uniliswara0 merespons sinis manuver tersebut: “Lagi rame termul sedih dan nangisin jokowi ketika jokowi jongkok ambil ijazah.. Woellaahh orang inikan paling jago klo suruh memerankan peran sebagai orang lemah terdzolimi, kalian jangan lupa 10 tahun dia memimpin, dia mengacak-ngacak negeri ini”. Ia bahkan menambahkan tamparan keras, “Kalian lebih kasihan, gegara dia hidup kalian makin susah! Sedang jokowi hartanya buat 7 turunan pun gak habis!”.

Senada dengan itu, akun @562side membongkar daftar panjang dosa rezim sebelumnya: “Orang-orang pada nangisin jokowi, padahal yang ditangisin adalah orang yang bikin: POLITIK DINASTI, 4,4 juta hektare lahan yang terbakar sepanjang 2015–2019, hampir 1 juta hektare hutan dan lahan yang terbakar pada 2023, hutan kalimantan yang terus terancam atas nama pembangunan IKN, proyek IKN yang dibangun dengan mengorbankan persoalan lingkungan dan ruang hidup masyarakat, pengesahan UU cipta kerja, konflik agraria dan penggusuran masyarakat atas nama proyek strategis nasional, dan masih banyak lagi. wake up, pls… jangan mau dimanipulasi sama narasi kesedihan dari mereka guys”.

Di tengah adu kuat narasi ini, tudingan bahwa “drama jongkok” hanyalah pengalihan isu dari skandal penyadapan kian menguat. Akun @Sadewa_ secara lugas menegaskan bahwa rezim saat ini tak akan terkecoh. “Jokowi lagi bikin drama. Mainkan politik kesedihan. Buzzer dikerahkan untuk menangisi dan mengasihani Jokowi. Udah kebaca polanya mau bikin masyarakat kasihan. Bentar lagi lo jadi tersangka penyadapan…Rezim Prabowo sepertinya sangat serius membongkar kasus penyadapan Listyo Sigit”, kicaunya pedas.

Recent PostView All

Follow Us

Recent Post

Adblock Detected

Please support us by disabling your AdBlocker extension from your browsers for our website.