Selebgram sekaligus YouTuber Ria Ricis menjadi sorotan publik setelah mendatangi lokasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan. Niatnya membantu masyarakat terdampak justru menuai beragam kritik. Sejumlah netizen mempertanyakan kehadirannya yang dinilai lebih mengutamakan pembuatan konten daripada aksi kemanusiaan.
Ria Ricis diketahui tiba di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, pada Rabu (4/11/2026). Ia bergabung dengan relawan lokal untuk membantu proses pendinginan lahan bekas terbakar. Selain itu, Ricis juga ikut menyalurkan bantuan berupa air bersih dan oksigen bagi masyarakat yang terdampak kabut asap.
Namun, penampilannya saat berada di lokasi karhutla ikut menjadi bahan perbincangan. Ricis terlihat mengenakan pakaian serba putih yang dinilai sebagian netizen terlalu bersih untuk aktivitas di lapangan. Ada pula yang menuding kedatangannya hanya untuk mencari perhatian dan membuat konten media sosial.
Kontroversi semakin ramai setelah Ricis mengunggah foto dengan keterangan “Kidzania 2026”. Unggahan tersebut dinilai tidak sensitif karena kawasan yang dikunjunginya merupakan wilayah terdampak bencana, sementara masyarakat masih harus menghadapi ancaman asap dan gangguan kesehatan.
Ricis kemudian memberikan penjelasan bahwa kalimat tersebut bukan berasal dari dirinya, melainkan hanya mengikuti atau menyalin perkataan orang lain. Meski demikian, kritik terus berdatangan, termasuk dari sejumlah figur publik. Di sisi lain, Ricis menegaskan bahwa dirinya tetap ingin membantu masyarakat terdampak karhutla. Peristiwa ini kembali memunculkan perdebatan mengenai batas antara aksi kemanusiaan, dokumentasi kegiatan, dan eksploitasi bencana untuk kepentingan konten.