Selasa, Mei 26, 2026

Empat Prajurit TNI Diamankan, Puspom Dalami Dugaan Perintah Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS

Perkembangan terbaru terungkap dalam kasus penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus. Empat prajurit TNI yang diduga terlibat kini telah diamankan dan tengah menjalani pemeriksaan intensif oleh Pusat Polisi Militer (Puspom) TNI, yang juga menelusuri kemungkinan adanya pihak pemberi perintah.

“Terkait perintah siapa nih? Jadi nanti kita masih sedang mendalami karena perlu istilahnya pengumpulan saksi, kemudian bukti-bukti yang ada,” kata Danpuspom TNI Yusri Nuryanto dalam jumpa pers di Mabes TNI, Jakarta, Rabu (18/3/2026).

Empat prajurit TNI yang telah diamankan saat ini menjalani pemeriksaan intensif di Puspom TNI. Pelaku merupakan anggota BAIS TNI yang berasal dari matra Angkatan Laut (AL) dan Angkatan Udara (AU).

Para pelaku ini berinisial Kapten NDP, Lettu SL, Lettu BHW, dan Serda ES. Yusri mengatakan Puspom TNI juga masih mendalami motif penyiraman air keras yang dilakukan pelaku. Dia memastikan pengusutan kasus ini akan dilakukan secara transparan.

“Kemudian masalah transparansi untuk masalah penyidikan, jadi Puspom TNI akan bekerja secara professional. Kita nanti akan sampaikan bagaimana tahap-tahap mulai proses penyidikan, pemberkasan kemudian penyerahan berkas ke Otmil sehingga nanti dalam proses persidangan,” jelas Yusri.

“Percaya sama kita, kita akan berlaku, akan bertindak professional kemudian akan transparan,” tambahnya.

Penyiraman air keras kepada Andrie Yunus terjadi pada Kamis (12/3) malam di Salemba, Jakarta Pusat. Andrie mengalami luka serius dan saat ini masih menjalani perawatan di rumah sakit.

Recent PostView All

Follow Us

Recent Post

Adblock Detected

Please support us by disabling your AdBlocker extension from your browsers for our website.