MELIHAT INDONESIA, SEMARANG – Pemain voli Proliga sedang menginap di Hotel Aruss Semarang, hotel bintang 4 yang baru saja diumumkan disita Bareskrim Polri.
Berdasarkan pantauan Senin (6/1/2025), di halaman depan hotel terparkir dua bus milik tim Jakarta LavAni Livin Transmedia dan satu bus milik tim Palembang Bank SumselBabel.
Kedua tim voli provesional tersebut sebelumnya bertanding dengan lawan dan jadwal berbeda di GOR Jatidiri Semarang.
Selain bus milik tim voli, kendaraan roda dua maupun roda empat juga memenuhi parkiran Hotel Aruss Semarang.
Public Relation Hotel Aruss Semarang, Lala Nikmah mengatakan, operasional hotel masih berjalan seperti biasa meski ada informasi penyitaan oleh Bareskrim.
Ia juga menyebut tamu hotel yang datang menaiki bus besar masih menginap.
“Bus besar juga masih terparkir, masih stay beberapa hari ke depan,” ujarnya saat ditemui.
Sebelumnya, Ditrpideksus Bareskrim Polri mengumumkan penyitaan Hotel Aruss Semarang karena diduga menjadi aset hasil pencuian uang (TPPU) judi online (judol).
“Kita melakukan rilis terkait penyitaan aset hasil pencucian uang dari penelusutan transaksi keuangan judi online,” ujar
Dirtipideksus, Brigjen Helfi Assegaf.
Hotel Aruss Semarang dikelola oleh PT Arta Jaya Putra.
Pengelolaan hotel ini diduga menggunakan uang dari orang berinisial FH yang dialirkan dari lima rekening milik OR, RF, MG, dan dua rekening dari KB.
Rekening tersebut dikelola oleh bandar yang terkait dengan platform judi online antara lain Dafabet, agen138, dan judi bola. (*)