Minggu, Oktober 11, 2026

Jejak Digital Bicara! Dulu Vokal , Kini Presiden Prabowo Disentil Tajam Soal Status Bencana Nasional Karhutla 2026!

JAKARTA — Jejak digital memang tak pernah tidur! Di tengah krisis kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta kabut asap yang kembali mencekik wilayah Indonesia di tahun 2026, jagat maya mendadak heboh. Publik beramai-ramai ‘menggali’ kembali pernyataan garang Prabowo Subianto pada 14 Oktober 2015 silam, saat ia masih menjadi oposisi di era pemerintahan Presiden Joko Widodo.

Kala itu, melalui akun Facebook resminya, Prabowo yang menjabat sebagai Ketua Umum Partai Gerindra menyuarakan keprihatinan mendalam atas darurat asap yang melumpuhkan Sumatera dan Kalimantan. Dengan lantang, ia menilai penanganan pusat masih kurang maksimal dan mendesak pemerintah agar segera menaikkan status karhutla menjadi Bencana Nasional!

Tak sekadar melempar kritik, Prabowo di masa lalu bahkan menyodorkan gagasan visioner. Ia mengusulkan perlunya pembentukan kementerian khusus penanggulangan bencana yang dibekali teknologi satelit pendeteksi titik api canggih, mencontoh sistem yang diterapkan di Rusia.

Dengan tegas, ia juga menuntut aparat penegak hukum untuk tak pandang bulu dalam menginvestigasi dan menghukum para dalang pembakar hutan. Saking seriusnya, Prabowo bahkan sampai menginstruksikan Fraksi Gerindra di DPR RI kala itu untuk bertarung habis-habisan di Senayan demi memperjuangkan status bencana nasional kabut asap.

Kini, roda telah berputar. Di tahun 2026, Prabowo telah memegang tampuk kepemimpinan tertinggi sebagai Presiden Republik Indonesia. Namun, ketika krisis asap kembali menghantui di depan mata, status Bencana Nasional yang dulu ia perjuangkan mati-matian justru tak kunjung ditetapkan.

Alhasil, sebuah sindiran tajam nan menohok pun menggema luas di media sosial. Warganet beramai-ramai mempertanyakan langsung kepada Presiden Prabowo apakah krisis kabut asap di tahun 2026 ini masih belum layak untuk dinaikkan statusnya menjadi bencana nasional seperti yang pernah ia gaungkan dahulu.

Sentilan satire dari publik ini sontak menjadi bola panas. Banyak pihak kini menanti pembuktian, akankah Presiden Prabowo merealisasikan desakan tegas yang pernah ia teriakkan sendiri 11 tahun silam?

Recent PostView All

Follow Us

Recent Post

Adblock Detected

Please support us by disabling your AdBlocker extension from your browsers for our website.