Kamis, Mei 28, 2026

Kluivert Ungkap 2 Blunder Besar yang Bikin Timnas Indonesia Tumbang dari Arab Saudi

Langkah Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia semakin berat setelah tumbang 2-3 dari Arab Saudi pada laga perdana Grup B di Stadion King Abdullah Sports City, Jeddah, Kamis (9/10/2025) dini hari WIB.

Garuda sempat memimpin lebih dulu lewat penalti Kevin Diks pada menit ke-11 setelah handball pemain Arab Saudi. Namun keunggulan itu tak bertahan lama, karena tuan rumah menyamakan kedudukan melalui Saleh Abu Al Shamat (17’), lalu berbalik unggul lewat penalti Feras Albrikan (36’). Striker Arab Saudi itu kembali mencetak gol di menit ke-62 memanfaatkan bola muntah hasil tepisan Maarten Paes.

Timnas sempat menipiskan selisih melalui penalti kedua Kevin Diks di menit ke-88, tetapi gagal menyamakan kedudukan hingga laga berakhir. Hasil ini membuat Indonesia terpuruk di posisi juru kunci klasemen Grup B tanpa poin, sementara Arab Saudi bertengger di puncak dengan tiga poin.

Pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert, mengakui ada dua faktor utama yang membuat anak asuhnya gagal meraih poin. “Saya rasa kami tidak menjaga ruang antar lini dengan bagus, sehingga pemain sayap mereka bisa masuk dan melakukan tusukan pada pertahanan kami,” ungkap Kluivert seusai laga.

Ia juga menyoroti hilangnya konsentrasi setelah unggul cepat. “Saya rasa kami tak mampu menjaga kendali permainan setelah unggul 1-0. Kemudian kami kebobolan gol mudah dan seharusnya itu tidak boleh terjadi,” imbuhnya.

Kluivert turut disorot atas keputusannya menurunkan Yakob Sayuri sebagai bek kanan dalam formasi empat bek. Pemain PSM Makassar itu terlihat kewalahan menghadapi Salem Al Dawsari hingga menjadi celah bagi gol-gol Arab Saudi. Meski begitu, Kluivert tetap memberikan apresiasi kepada para pemainnya. “Para pemain saya bertarung seperti singa. Saya bangga dengan usaha mereka,” tegasnya.

Kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, juga mengakui betapa beratnya laga ini. “Tidak mudah. Tidak pernah mudah. Tidak akan mudah. Ini laga sulit bagi kami,” ujarnya. “Saya pikir setelah unggul 1-0 kami kebobolan terlalu cepat. Terlalu cepat dua gol. Setelah itu sulit bagi kami,” tambahnya.

Ketua Umum PSSI sekaligus Menteri Pemuda dan Olahraga, Erick Thohir, memberikan respons tegas usai kekalahan tersebut. “Timnas Indonesia harus mengakui keunggulan Arab Saudi dengan skor akhir 3-2,” tulis Erick di akun Instagram pribadinya. Ia menekankan agar skuad Garuda segera melupakan hasil minor ini dan fokus menghadapi laga selanjutnya melawan Irak.

“Bukan hasil yang diinginkan, Timnas Indonesia telah berjuang sekuat tenaga. Timnas harus segera bangkit dan fokus ke pertandingan berikutnya melawan Irak,” tandasnya.

Recent PostView All

Follow Us

Recent Post

Adblock Detected

Please support us by disabling your AdBlocker extension from your browsers for our website.