Senin, Juli 6, 2026

Maling Super Nekat! Jembatan Raksasa Seberat 60 Ton Hilang Dicuri

MELIHAT INDONESIA, MOSKOW – Kejadian kocak tapi bikin geleng-geleng kepala ini terjadi di Rusia, tepatnya di Wilayah Ryazan, sekitar 200 km tenggara Moskow. Bayangin aja, ada maling yang berani-beraninya nyolong… jembatan! Dan bukan sembarang jembatan, lho. Ini jembatan baja raksasa seberat 60 ton yang biasa dipakai kereta api lewat.

Kejadian ini bikin banyak orang heran, kok bisa ya, jembatan sebesar itu lenyap begitu saja? Aktivis Rusia, Svetlana Konovalova, yang pertama kali melaporkan kejadian ini. Ia mengungkapkan kalau jembatan di Distrik Skopinsky itu sebenarnya sudah diprivatisasi oleh sebuah perusahaan kereta api lokal, lengkap dengan semua dokumen kepemilikannya.

Gimana Jembatan Bisa Dicuri?
Nah, menurut laporan, ada sekelompok orang yang entah dari mana, tiba-tiba muncul dengan dokumen yang menyatakan bahwa jembatan tersebut bukan milik siapa-siapa. Jadilah mereka membongkar jembatan raksasa itu! Hebatnya lagi, nggak ada satu pun warga yang sadar kalau jembatan itu lagi dibongkar. Pekerjaan ini diperkirakan memakan waktu beberapa hari, tapi semua orang kayaknya sibuk dengan urusan masing-masing, jadi nggak ada yang curiga.

Nasib Si Jembatan Raksasa
Jembatan baja ini akhirnya dijual sebagai besi tua, dengan harga sekitar USD15.000 atau sekitar 1,3 juta rubel. Padahal, biaya pembangunannya dulu diperkirakan mencapai 300 juta rubel (sekitar USD3,5 juta). Jelas aja, ini pencurian yang bikin nyesek hati pemiliknya.

Penyelidikan Polisi
Pemilik jembatan yang sah akhirnya melaporkan kejadian ini ke polisi. Mereka yang bertanggung jawab atas hilangnya jembatan sekarang sedang diselidiki. Polisi mengonfirmasi bahwa mereka telah menerima laporan kehilangan ini lebih dari seminggu yang lalu dan saat ini sedang membuka penyelidikan kriminal.

Kisah Tragis Si Pemuda 37 Tahun
Yang bikin makin ngenes, jembatan ini dijual oleh seorang penduduk lokal berusia 37 tahun. Tapi, dia mengklaim bahwa dia hanya dimanfaatkan oleh seseorang untuk sekadar menandatangani dokumen dan cuma menerima kurang dari USD60 untuk jasanya. Kebayang dong, penyesalan yang dia rasakan sekarang?

Jembatan Itu Tak Lagi Aktif
Menurut polisi, jembatan ini memang sudah tidak aktif lagi dan tidak berada di bawah yurisdiksi pemerintah setempat atau badan negara lainnya. Meskipun begitu, penduduk setempat sering menggunakannya sebagai jalan pintas menuju permukiman terdekat.

Peristiwa ini mungkin terdengar seperti plot film komedi, tapi buat mereka yang kehilangan jembatan ini, ini bukan hal yang lucu sama sekali. Semoga para pelaku segera tertangkap dan mempertanggungjawabkan aksi nekat mereka ini! (**)

Recent PostView All

Follow Us

Recent Post

Adblock Detected

Please support us by disabling your AdBlocker extension from your browsers for our website.