MELIHAT INDONESIA, SURABAYA – Mendengarkan lagu lama seperti menemukan album foto penuh cerita. Setiap melodi membawa kita kembali ke masa lalu, menghadirkan memori manis, pahit, atau sekadar nostalgia yang hangat. Meski kaset pita telah tergantikan oleh platform digital, semangat dari lagu-lagu ini tetap hidup.
Tak hanya hiburan, lagu-lagu lawas dari era 80-an dan 90-an punya daya magis tersendiri, membuat kita terseret ke lorong waktu yang tak berujung. Yuk, jelajahi lagi hits-hits legendaris yang tak lekang oleh zaman ini!
Bohemian Rhapsody – Queen (1975)
Karya masterpiece ini tak butuh pengenalan panjang. Dengan berbagai genre yang digabungkan dalam satu lagu, “Bohemian Rhapsody” adalah bukti kejeniusannya Queen dan Freddie Mercury.
Anak Sekolah – Chrisye (1987)
Lagu ini menangkap kisah remaja penuh cinta pertama yang sederhana tapi menggugah. Dirilis pada tahun 1987, “Anak Sekolah” selalu berhasil membangkitkan semangat masa-masa putih abu-abu.
Never Gonna Give You Up – Rick Astley (1987)
Berkat suara khas Rick Astley dan irama yang catchy, lagu ini menjadi anthem penuh semangat. Meski awalnya tenar di era 80-an, lagu ini kembali viral berkat fenomena Rickrolling.
Berita Kepada Kawan – Ebiet G. Ade (1979)
Lagu penuh makna ini menggugah kesadaran tentang kemanusiaan dan kedekatan dengan alam. Liriknya yang menyentuh dan melodi lembut selalu mampu membuat hati terasa hangat.
Hotel California – Eagles (1976)
Lagu dengan intro gitar ikonik ini membawa kita ke dunia magis yang diciptakan Eagles. Dirilis tahun 1976, “Hotel California” adalah simbol keanggunan musik rock klasik.
Sakura – Fariz RM (1979)
Lagu ini menyentuh hati dengan melodi lembut dan lirik romantis. Sebagai salah satu lagu legendaris Fariz RM, “Sakura” menggambarkan keindahan cinta dengan sempurna.
Ku Tak Akan Bersuara – Nike Ardila (1994)
Lagu dari sang diva pop Indonesia ini menggambarkan cinta sejati yang tak tergoyahkan. Suara khas Nike Ardila membuat setiap kata dalam liriknya terasa hidup.
Sounds of Silence – Simon and Garfunkel (1964)
Meski sudah dirilis sejak tahun 60-an, lagu ini tetap abadi hingga era 80-an dan 90-an. Dengan lirik yang seperti puisi dan harmoni vokal yang sempurna, “Sounds of Silence” selalu relevan.
Tenda Biru – Dessy Ratnasari (1995)
Lagu ini membawa nuansa patah hati yang mendalam. Suara merdu Dessy Ratnasari dipadukan dengan liriknya yang puitis menjadikan “Tenda Biru” sebagai salah satu lagu ikonik era 90-an.

Wind of Change – Scorpions (1990)
Lagu ini menjadi simbol perubahan besar di Eropa seperti runtuhnya Tembok Berlin. Melodi dan liriknya yang optimis menjadikannya salah satu balada rock paling inspiratif.
Camelia – Ebiet G. Ade (1979)
Selain “Berita Kepada Kawan”, lagu “Camelia” juga punya tempat khusus di hati para penggemarnya. Liriknya yang puitis dan melodi yang menenangkan cocok untuk menemani momen introspeksi.
Tentang Kita – Kla Project (1991)
Lagu ini menjadi teman setia bagi siapa saja yang sedang merenungi hubungan yang penuh kenangan. Dibalut dengan melodi yang menawan, “Tentang Kita” adalah favorit para pecinta lagu galau.
Aku Makin Cinta – Vina Panduwinata (1985)
Nuansa romantis dalam lagu ini terasa sangat kuat. Suara khas Vina Panduwinata membuat lagu ini abadi dan selalu membawa kembali kenangan manis masa lalu.
Smooth Criminal – Michael Jackson (1988)
Lagu ini memamerkan kehebatan Michael Jackson dalam menciptakan musik yang enerjik dan koreografi yang ikonik. Beat-nya yang unik selalu berhasil memompa semangat.
November Rain – Guns N’ Roses (1991)
Balada rock ini selalu berhasil menggugah emosi. Dengan lirik yang dalam dan solo gitar Slash yang legendaris, “November Rain” adalah lagu wajib bagi pecinta musik klasik.
Lagu-lagu ini bukan sekadar hiburan. Mereka adalah pengingat bahwa setiap nada dan lirik punya cerita. Siapa tahu, cerita itu adalah bagian dari perjalanan hidupmu juga. Ada yang lantas melamun membayangkan dia yang tak pernah dimiliki? (**)