Sabtu, April 25, 2026

Wabup Blora Tegas Minta Mitra MBG Selesaikan Sertifikat Higiene

Wakil Bupati Blora, Sri Setyorini, memberikan tenggat waktu satu minggu bagi pengelola Sarana Penyelenggara Pangan Gizi (SPPG) atau dapur penyedia program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk segera mengurus Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS). Sertifikat tersebut menjadi syarat utama bagi kelancaran operasional.

“Harapan kami, semua pemilik SPPG segera melengkapi persyaratan SLHS. Jika dalam satu minggu SK penetapan SPPG belum ada, dengan sangat menyesal operasional harus dihentikan sementara,” tegas Sri Setyorini, yang juga Ketua Satgas Percepatan Penyelenggaraan Program MBG, saat rapat koordinasi bersama 49 mitra penyedia SPPG di Setda Blora, baru-baru ini.

Wabup menekankan pentingnya menjaga kualitas pangan, mulai dari menu, bahan makanan, cara pengolahan, hingga penggunaan air bersih. Ia juga mengingatkan agar penyajian menu disesuaikan dengan kebutuhan gizi anak usia dini dan ibu hamil.

“Menu untuk anak TK dan ibu hamil harus dibedakan. Saya tidak mau lagi menerima aduan terkait menu yang kurang layak. Mohon semua mitra berhati-hati dalam menyajikan makanan,” ujarnya.

Selain itu, saluran pembuangan di setiap dapur juga diminta dijaga agar tidak menimbulkan pencemaran lingkungan.

Kepala Dinas Kesehatan Daerah (Dinkesda) Blora sekaligus Sekretaris Satgas MBG, Edi Widayat, menambahkan bahwa pihaknya banyak menerima laporan terkait pelaksanaan program. Untuk itu, Satgas bersama Dinkesda akan melakukan inspeksi mendadak (sidak) pada SPPG yang mendapat aduan masyarakat.

“Secara teknis, mitra harus memiliki sertifikat pelatihan keamanan pangan, hasil uji laboratorium sesuai standar baku mutu dari Labkesda terakreditasi, serta inspeksi kesehatan lingkungan (IKL) dari tim Dinkesda,” jelas Edi.

Sebagai langkah pencegahan Kejadian Luar Biasa (KLB), Dinkesda juga menyiapkan sejumlah langkah, seperti mendata SPPG yang belum memenuhi syarat, melaksanakan IKL setiap bulan di enam bulan pertama operasional, serta pemeriksaan berkala setiap dua hingga tiga bulan setelahnya.

Pada kesempatan tersebut, Kepala Staf Kodim 0721/Blora, Mayor Inf Bani, turut mengingatkan pentingnya kebersamaan menjaga amanah program MBG.

“Kita harus bisa menjadi contoh bagi daerah lain. Mari kita jaga bersama agar pelaksanaan program berjalan baik dan benar-benar bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Melalui koordinasi ini, Pemkab Blora berharap para mitra semakin disiplin dalam menjaga standar higienitas dan kualitas pangan, sehingga program MBG benar-benar mampu meningkatkan gizi masyarakat secara berkelanjutan.

Recent PostView All

Follow Us

Recent Post

Adblock Detected

Please support us by disabling your AdBlocker extension from your browsers for our website.