Kawasan Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta Pusat, dipenuhi gema salawat dan tabuhan perkusi dari 1.300 pemain rebana, Jumat (27/2) sore. Penampilan kolosal ini menandai dimulainya rangkaian ‘Kick Off Jakarta Ramadan Festival’ yang digelar Pemprov DKI Jakarta menyambut Ramadan 1447 H.
Suasana ngabuburit di jantung ibu kota pun berubah menjadi lebih syahdu. Ribuan pemain rebana memadati trotoar kawasan ikonik tersebut, menghadirkan alunan yang menenangkan bagi warga yang melintas.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyebut kegiatan ini bertujuan menghadirkan kemeriahan tanpa mengurangi kekhusyukan ibadah.
“Saya terus terang ingin memberikan kemeriahan bahwa menyambut bulan Ramadan ini, kekhusyukan nomor satu, kekhidmatan nomor satu. Tetapi jangan lupa, harus tetap bahagia,” ujar Pramono di Bundaran HI.
“Dan saya yakin semua yang diundang di sini kan pasti bahagia. Belum pernah main rebana di Bundaran HI, sudah pernah belum?” tanya Pramono kepada warga di sana.
Para pemain rebana berasal dari berbagai unsur, mulai pelajar madrasah, komunitas hadroh wilayah, hingga sanggar-sanggar hadroh di Jakarta. Penampilan mereka semakin semarak dengan iringan full band dari musisi religi Haddad Alwi.
Pemprov DKI menilai Ramadan selalu menghadirkan dimensi berbeda dalam kehidupan metropolitan. Di tengah ritme cepat Jakarta, bulan suci menjadi ruang refleksi sekaligus momen memperkuat kebersamaan dan solidaritas sosial.
Melalui Jakarta Ramadan Festival, pemerintah berharap kegiatan ini tak sekadar menjadi agenda tahunan, melainkan mampu menghadirkan pengalaman kolektif yang bermakna bagi masyarakat ibu kota.