MELIHAT INDONESIA, DEPOK – Kota Depok berduka setelah seorang petugas pemadam kebakaran, berinisial MRP, kehilangan nyawanya setelah berjuang memadamkan api di Pasar Cisalak, Cimanggis. Kapolsek Cimanggis, Kompol Tatang Targana, membenarkan insiden tersebut dan menjelaskan bahwa petugas itu mengalami kelelahan setelah berupaya memadamkan api dan kemudian meminta izin untuk beristirahat.
“Memang ada petugas damkar yang meninggal,” katanya saat dihubungi Sabtu, 19 Oktober 2024.
Usai mengeluh keletihan, petugas berusia 30 tahun ini dibawa ke Rumah Sakit Sentra Medika. Sayangnya, dia dinyatakan meninggal setelah tiba di rumah sakit.
“Karena kelelahan, yang bersangkutan dilarikan ke Rumah Sakit Sentra Medika dan dinyatakan meninggal dunia,” jelasnya, menambahkan bahwa MRP dikenal sebagai sosok yang sangat berdedikasi dalam pekerjaannya.
Sebelum kejadian tragis ini, kebakaran terjadi di rumah potong ayam di Pasar Cisalak pada Jumat malam, 18 Oktober 2024, sekitar pukul 19.40 WIB. Karyawan di tempat tersebut adalah yang pertama kali menyadari adanya kebakaran dan segera melaporkannya kepada petugas pemadam kebakaran.
“Pemiliknya Muntami (62), dan luas bangunan sekitar 1.000 meter persegi,” ungkap Kasi Penyelamatan Damkar Depok, Tessy Haryanti, dalam penjelasannya.
Dalam upaya memadamkan kebakaran tersebut, petugas pemadam kebakaran menurunkan 10 unit mobil dan melibatkan sekitar 40 personel. Kebakaran diduga disebabkan oleh korsleting listrik, meskipun penyebab pastinya masih dalam proses penyelidikan.
“Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan, tetapi dugaan awal mengarah ke kegagalan instalasi listrik,” tambah Tessy.
Kebakaran di Pasar Cisalak menjadi sorotan masyarakat, terutama setelah berita kematian petugas damkar yang telah berjuang demi keselamatan publik. Insiden ini mengingatkan kita akan risiko yang dihadapi oleh petugas pemadam kebakaran dalam menjalankan tugas mereka sehari-hari. Mereka sering kali berhadapan dengan berbagai situasi berbahaya demi melindungi keselamatan masyarakat.
“Duka cita mendalam untuk keluarga dan rekan-rekan almarhum. Semoga jasa dan pengorbanannya selalu diingat dan menjadi inspirasi bagi kita semua,” ungkap Kapolsek Cimanggis. Dalam suasana duka ini, masyarakat diharapkan lebih menghargai pengorbanan para petugas pemadam kebakaran yang seringkali berada di garis depan.
Kejadian ini juga menjadi pengingat penting bagi semua pihak untuk lebih berhati-hati dalam menggunakan perangkat listrik dan memastikan bahwa instalasi listrik di rumah dan tempat usaha dalam kondisi aman. Keselamatan adalah tanggung jawab bersama, dan langkah-langkah pencegahan yang tepat dapat mencegah terulangnya insiden serupa di masa mendatang.
Dengan perkembangan berita ini, diharapkan pihak berwenang segera melakukan evaluasi terkait kondisi keselamatan petugas damkar serta fasilitas yang mereka gunakan. Keselamatan para petugas seharusnya menjadi prioritas utama dalam setiap operasi pemadaman kebakaran.
Kejadian ini telah memicu perhatian media dan masyarakat, mengharapkan agar tragedi serupa tidak terulang di masa depan. Dalam situasi sulit seperti ini, diharapkan masyarakat dapat bersatu untuk memberikan dukungan kepada keluarga almarhum dan menghargai pengorbanan yang telah dilakukan oleh para petugas damkar. (**)