Sebuah insiden menegangkan terjadi pada Sabtu (26/7/2025) sekitar pukul 14.45 waktu setempat di Bandara Internasional Denver, Amerika Serikat. Pesawat Boeing 737 MAX 8 milik American Airlines yang mengangkut 173 penumpang dan enam kru mengalami pecah ban dan kebakaran rem saat hendak lepas landas, memicu kepanikan hingga evakuasi darurat.
Pihak maskapai menjelaskan, api berasal dari kombinasi ban yang pecah dan perlambatan pesawat saat pengereman. “Semua pelanggan dan kru dievakuasi dengan selamat, dan pesawat telah dihentikan operasionalnya untuk diperiksa oleh tim perawatan kami,” ujar pernyataan resmi American Airlines.
Seorang penumpang, Shay Armistead (17), menggambarkan kejadian itu sangat traumatis. “Pesawat mulai bergetar dan berguncang hebat. Kami miring ke sisi kiri landasan, lalu terdengar suara keras dari sistem pengereman,” katanya.
Rekan satu tim Armistead, Margaret Gustafson (16), yang duduk dekat jendela, menyebut sempat melihat api keluar dari bawah pesawat dan panik. “Beberapa dari kami mengira pesawat menabrak sesuatu. Tiba-tiba kami berbelok tajam di landasan,” katanya.
Penumpang kemudian dievakuasi melalui pintu darurat dengan meluncur menggunakan perosotan darurat. Proses evakuasi memakan waktu sekitar 10-15 menit.
Dinas Pemadam Kebakaran Denver dengan cepat merespons dan memadamkan api yang muncul akibat pecah ban dan pengereman mendadak itu. FAA (Otoritas Penerbangan Federal AS) kini tengah menyelidiki insiden ini.
Dalam proses evakuasi, lima orang dievaluasi di lokasi dan satu orang mengalami luka ringan sehingga dirawat di rumah sakit. Bandara Internasional Denver mencatat sebanyak 240 penerbangan mengalami penundaan akibat kejadian ini.
American Airlines berjanji akan menyediakan penerbangan pengganti pada hari berikutnya bagi para penumpang, termasuk rombongan Shay Armistead yang batal melanjutkan perjalanan ski mereka ke Santiago, Chili.