Senin, Mei 25, 2026

Tambang Nikel PT Gag Sudah Kembali Beroperasi di Raja Ampat

Operasional tambang nikel milik PT Gag Nikel di Pulau Gag, Raja Ampat, Papua Barat Daya, resmi kembali berjalan sejak 3 September 2025.

Konfirmasi ini disampaikan Direktur Jenderal Mineral dan Batu Bara (Minerba) Kementerian ESDM, Tri Winarno, pada Selasa (9/9/2025).

Sebelumnya, tambang tersebut sempat dihentikan sementara pada 5 Juni 2025 oleh Menteri ESDM Bahlil Lahadalia.

Penutupan dilakukan karena meningkatnya perhatian publik terhadap dugaan kerusakan ekosistem di kawasan Raja Ampat, wilayah yang dikenal sebagai salah satu pusat keanekaragaman hayati laut dunia.

Kabar beroperasinya kembali tambang nikel ini sontak menuai sorotan publik.

Wakil Menteri ESDM, Yuliot Tanjung, saat dikonfirmasi pada Jumat (12/9/2025), menyatakan masih perlu memastikan aspek legalitas.

“Izin tambang saya cek dulu sama Dirjen Minerba, karena ada kewajiban-kewajiban yang harus dipenuhi,” ujarnya.

Yuliot menambahkan, saat ini Dirjen Minerba bersama tim ESDM sedang turun langsung ke lokasi tambang.

Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan operasional berjalan sesuai aturan, termasuk memerhatikan aspek lingkungan yang menjadi kekhawatiran utama masyarakat.

Dengan beroperasinya kembali PT Gag Nikel, muncul kembali perdebatan antara kebutuhan investasi sektor pertambangan dan tuntutan menjaga kelestarian ekosistem Raja Ampat yang rapuh.

Pemerintah menyatakan akan mengawasi ketat aktivitas tambang agar tidak menimbulkan kerusakan lingkungan yang lebih luas.

Recent PostView All

Follow Us

Recent Post

Adblock Detected

Please support us by disabling your AdBlocker extension from your browsers for our website.