Rabu, Mei 27, 2026

Telusuri Jejak Pers Nasional, Bupati Blora dan Wartawan Ziarahi Makam Tirto Adhi Soerjo

Mengingat kembali akar sejarah pers Indonesia, Bupati Blora Dr. H. Arief Rohman bersama jajaran pimpinan daerah dan insan pers Blora melakukan ziarah ke makam RM. Djokomono Tirto Adhi Soerjo di TPU Blender, Bogor, Senin (15/12/2025). Kegiatan ini menjadi ruang refleksi atas perjuangan tokoh pers nasional yang lahir dari tanah Blora.

Bupati Blora hadir bersama Wakil Bupati Blora Hj. Sri Setyorini, Ketua DPRD Blora Mustopa, serta para wartawan. Rombongan juga didampingi oleh perwakilan keluarga Tirto Adhi Soerjo, Okky, yang merupakan cicit almarhum. Setibanya di lokasi, rombongan langsung melaksanakan doa dan tahlil bersama di pusara makam.

“Alhamdulillah, ini kita membersamai teman-teman media, teman-teman wartawan dari Blora. Kita bisa Ziarah di Makam Tirto Adhi Soerjo, ini adalah Bapak Pers kita. Sudah mimpi lama saya ingin ke sini. Alhamdulillah, ini disini kita ada cicitnya yaitu Mas Okky,” terang Bupati.

Usai doa bersama, prosesi dilanjutkan dengan tabur bunga yang diawali oleh Bupati Blora, kemudian Wakil Bupati, Ketua DPRD Blora, serta insan pers yang turut hadir. Suasana berlangsung khidmat sebagai bentuk penghormatan atas jasa besar Tirto Adhi Soerjo dalam dunia jurnalistik nasional.

Perwakilan keluarga, Okky, menyampaikan apresiasi atas kunjungan rombongan dari Blora.

“Yang pertama, saya makasih banyak Pak Bupati, ternyata beliau senior saya ini, sesama Nahdliyin. Jadi, terima kasih banyak sudah berkunjung jauh-jauh ke Bogor. Saya juga tadi dari Jakarta ke sini untuk menyambut teman-teman dari Blora,” imbuhnya.

Ia kemudian menjelaskan perjalanan pemakaman Tirto Adhi Soerjo yang semula berada di Jakarta sebelum akhirnya dipindahkan ke Bogor pada 1973.

“Tirto Adhi Soerjo pertama kali dimakamkan di Jakarta, sebetulnya di Mangga Dua, cuma karena ada pembangunan dan lain sebagainya, tahun 1973 diputuskan untuk dipindahkan. Dimakamkan kembali di sini, di TPU Blender di Bogor,” ujarnya.

Menurut Okky, makam tersebut telah menjadi tujuan ziarah sejumlah tokoh nasional dan peneliti, termasuk Pramudya Ananta Toer. Tirto Adhi Soerjo sendiri dikenal tidak hanya sebagai pendiri surat kabar Medan Priyayi, tetapi juga tokoh pergerakan yang mendirikan Serikat Dagang Islam.

“Beliau dulu juga punya Hotel Medan Prijaji yang diduga posisinya di sekitaran PBNU itulah kira-kira di situ. Fungsinya dulu untuk menampung kalau orang mau berangkat haji sebelum ke Sunda Kelapa, di situ,” terangnya.

Lebih lanjut, Okky menjelaskan alasan pemakaman di Bogor yang memiliki keterkaitan erat dengan sejarah pergerakan Tirto Adhi Soerjo.

“Jadi Serikat Dagang Islamiyah itu sebelum ada Serikat Dagang Islam di Solo oleh Samanhudi, lebih dahulu ada di Bogor, Di Tanjakan Empang. Tirto bersama pedagang-pedagang Hadrami keturunan pada saat itu memutuskan untuk mendirikan Serikat Dagang Islamiyah. Dan pada akhirnya berdiri. Ada arsip sejarahnya ada, segala macam,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Blora juga menyinggung wacana penamaan Jalan Tirto di Kabupaten Blora, mencontoh yang telah ada di Bogor.

“Jadi kalau di Bogor aja udah ada Jalan Tirto, kira-kira kalau di Blora ada Jalan Tirto setuju nggak”, ungkap Bupati.
“Cocok itu, Pak. Alhamdulillah,” sahut Okky.

Selain itu, muncul pula gagasan penyelenggaraan Haul Tirto Adhi Soerjo secara rutin di Blora. Pihak keluarga menyebut bahwa kegiatan haul sebelumnya pernah dilakukan di Jakarta dengan konsep napak tilas sejarah.

“Jadi bikin kemarin haul dengan cara napak tilas. Dari mulai makam, terus Jalan Tirto, Tanjakan Empang tempat berdiri Syarikat Dagang Islam. Terus Pasar Baru di mana di situ dulu ada satu hotel yang sekarang udah hancur,” terangnya.

Okky juga mengaku belum pernah menelusuri jejak Tirto Adhi Soerjo di Blora dan menyatakan kesiapan untuk berkunjung ke daerah asal keluarganya tersebut.

“Saya belum pernah ke Blora, termasuk makam kakeknya yang Bupati Bojonegoro, tentu siap,” pungkasnya.

Sebagai penutup, ziarah ini meninggalkan kesan mendalam bagi para jurnalis Blora. Abdul Muiz, jurnalis senior Blora, menyebut kegiatan tersebut sebagai penguat komitmen dalam menjalankan profesi kewartawanan.

“Ziarah ini sebagai ungkapan rasa hormat kami kepada tokoh pers Nasional, yang membangkitkan semangat kami dalam berkarya jurnalistik,’ ungkapnya.

Recent PostView All

Follow Us

Recent Post

Adblock Detected

Please support us by disabling your AdBlocker extension from your browsers for our website.