Rabu, Agustus 5, 2026

Tak Lagi Jadi Menkeu, Sri Mulyani Kini Dipilih Bank Dunia Pimpin Penggalangan Dana Negara Miskin

Dicopot dari jabatan Menteri Keuangan dalam pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, Sri Mulyani Indrawati kembali mendapat kepercayaan di panggung internasional. 

Kali ini, ia ditunjuk oleh Grup Bank Dunia sebagai Ketua Bersama Independen penggalangan dana putaran ke-22 Asosiasi Pembangunan Internasional (International Development Association/IDA22), yang bertugas menghimpun dukungan pendanaan bagi negara-negara berpenghasilan rendah.

Penunjukan tersebut dinilai semakin menegaskan pengakuan dunia terhadap kiprah Sri Mulyani di bidang ekonomi dan keuangan. Rekam jejaknya tak hanya dikenal di Indonesia, tetapi juga di berbagai lembaga keuangan internasional.

Dalam tugas barunya, Sri Mulyani akan bekerja sama dengan Paschal Donohoe memimpin proses penggalangan dana IDA22. Dana yang terkumpul nantinya akan menjadi sumber pembiayaan bagi 78 negara berpenghasilan rendah hingga 2031 untuk mendukung pengentasan kemiskinan, memperkuat ketahanan ekonomi, serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Karier internasional Sri Mulyani memang telah lama mendapat pengakuan. Pada 2010, ia dipercaya menjabat sebagai Managing Director sekaligus Chief Operating Officer (COO) Bank Dunia, salah satu posisi tertinggi di lembaga tersebut, dengan tanggung jawab mengawasi operasional dan strategi pembangunan di berbagai kawasan dunia. 

Sebelumnya, ia juga aktif mewakili Indonesia dalam berbagai forum yang melibatkan Dana Moneter Internasional (IMF) serta lembaga keuangan global lainnya dalam mendorong stabilitas ekonomi dan pembangunan.

Di dalam negeri, Sri Mulyani dikenal sebagai salah satu arsitek kebijakan fiskal Indonesia. Saat kembali menjabat Menteri Keuangan pada era Presiden Joko Widodo sejak 2016, ia memimpin reformasi perpajakan dan pengelolaan APBN, menjaga stabilitas fiskal, serta menjadi ujung tombak kebijakan ekonomi pemerintah, termasuk saat Indonesia menghadapi pandemi Covid-19. 

Berkat kiprahnya, Sri Mulyani juga beberapa kali masuk dalam daftar Menteri Keuangan Terbaik Asia-Pasifik dan Finance Minister of the Year dari berbagai lembaga internasional.

Saat ini, Sri Mulyani tercatat sebagai Blavatnik World Leaders Fellow 2025–2026 di Blavatnik School of Government, Universitas Oxford

Program tersebut diperuntukkan bagi mantan pemimpin pemerintahan dan pejabat publik senior dunia untuk berbagi pengalaman kepemimpinan, membimbing mahasiswa dan alumni, serta berkontribusi dalam pengembangan gagasan dan praktik tata kelola pemerintahan yang lebih baik.

Sejak berdiri pada 1960, IDA telah menyalurkan lebih dari US$632 miliar untuk mendukung pembangunan di 115 negara. Hasil penggalangan dana IDA22 akan menjadi salah satu penentu besaran pembiayaan bagi 78 negara berpenghasilan rendah hingga 2031 guna mendukung pengentasan kemiskinan, memperkuat ketahanan ekonomi, serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Recent PostView All

Follow Us

Recent Post

Adblock Detected

Please support us by disabling your AdBlocker extension from your browsers for our website.