Senin, Agustus 31, 2026

Di Balik Peci Ketum PBNU Baru: Gus Kikin Ternyata Pemilik Kerajaan Bisnis Migas Raksasa!

JAKARTAKH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin kini memegang kendali PBNU untuk lima tahun ke depan. Namun, di balik sosoknya sebagai ulama dan tokoh Nahdlatul Ulama, Gus Kikin juga memiliki kiprah di sektor strategis minyak dan gas bumi (migas).

Gus Kikin resmi ditetapkan Ahlul Halli wal Aqdi (AHWA) sebagai Ketua Umum PBNU periode 2026-2031. Penetapan tersebut membuat latar belakang bisnisnya turut menjadi perhatian.

Gus Kikin tercatat sebagai pemilik PT Energi Mineral Langgeng (EML), perusahaan yang menjadi Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) pengelola Wilayah Kerja (WK) South East Madura Block. Wilayah kerja migas ini mencakup kawasan Sumenep dan Situbondo, Jawa Timur.

PT EML menjalankan berbagai kegiatan hulu migas, mulai dari eksplorasi, pemboran, pengembangan lapangan hingga produksi. Salah satu aktivitas eksplorasi dilakukan di Desa Tanjung, Kecamatan Saronggi, Kabupaten Sumenep, melalui pemboran sumur eksplorasi ENC-01 dan ENC-02.

South East Madura Block disebut memiliki potensi produksi sekitar 956 juta barel minyak (MMBO) dan 1,5 triliun kaki kubik (TCF) gas. Aktivitas pemboran di wilayah tersebut juga disebut masih berlangsung hingga 2026.

Kini, Gus Kikin harus menjalankan peran barunya sebagai Ketua Umum PBNU periode 2026-2031. Dengan latar belakang sebagai ulama, tokoh NU sekaligus pengusaha migas, kiprahnya selama lima tahun ke depan menjadi perhatian tersendiri.

Kepemimpinan tersebut sekaligus menempatkan Gus Kikin pada persimpangan dua dunia, yakni memimpin organisasi keagamaan besar sekaligus memiliki pengalaman di sektor energi strategis nasional.

Recent PostView All

Follow Us

Recent Post

Adblock Detected

Please support us by disabling your AdBlocker extension from your browsers for our website.