Sabtu, September 12, 2026

Kasus Keracunan MBG di Turi Sleman, Orang Tua Korban : “Mbok udah di-hentiin aja, wong semiskin-miskinnya orangtua itu masih kuat ngasih makan anak toh,”

SLEMAN – Sebanyak 69 siswa dari tiga sekolah di Kapanewon Turi, Sleman, mengalami gejala keracunan usai menyantap Makan Bergizi Gratis (MBG), Senin (7/9/2026).

Para siswa berasal dari SMK Muhammadiyah 1 Turi sebanyak 23 orang, SD Muhammadiyah Balerante sembilan orang, dan SMPN 3 Turi 37 orang. Mereka mengalami keluhan seperti pusing, mual, sakit perut, lemas hingga muntah.

Kejadian tersebut membuat orangtua siswa khawatir. Rini Lestari, orangtua siswa SMK Muhammadiyah 1 Turi, mengetahui kondisi kedua anak kembarnya setelah mendapat pesan dari mereka.

“(Mulai tahu ada keracunan) barusan kok. Anaknya WA saya barusan. (Gejala yang dirasakan) pusing, mual, kayak gitu,” ujar Rini di Puskesmas Turi.

Menurut anaknya, menu bola-bola daging yang disantap beraroma amis dan memiliki rasa tidak biasa.

“Katanya daging, tapi kayak bulat-bulat gitu, tapi amis. Terus rasanya pengar,” jelas Rini.

Rini pun meminta program MBG dihentikan jika pelaksanaannya justru membahayakan siswa.

“Mbok udah di-hentiin aja, wong semiskin-miskinnya orangtua itu masih kuat ngasih makan anak toh,” ungkapnya.

Orangtua lainnya, Budiarti, mengaku sempat panik setelah melihat ambulans dan kerumunan orangtua di SMPN 3 Turi. Anak Budiarti sempat mengeluhkan pusing dan muntah sekali, meski ia memiliki riwayat asam lambung yang baru kambuh.

Budiarti tidak langsung menyalahkan MBG dan tetap mengapresiasi program tersebut. Namun, kejadian ini membuatnya memilih lebih berhati-hati. 

Ia berencana menyiapkan makanan dari rumah untuk memastikan anaknya tetap makan dengan aman saat berada di sekolah.

“Besok bawa bekal saja ya, dik,” pungkas Budiarti.

Recent PostView All

Follow Us

Recent Post

Adblock Detected

Please support us by disabling your AdBlocker extension from your browsers for our website.