JAKARTA – Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Anwar Usman, kembali menjejakkan kakinya di lingkar pemerintahan. Pria yang juga dikenal publik sebagai paman dari Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka ini resmi dilantik menjadi anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) pada Jumat (2/10/2026).
Jabatan baru ini diemban Anwar usai dirinya resmi purnabakti dan mengakhiri masa jabatannya sebagai hakim konstitusi pada 6 April 2026 lalu. Dalam formasi Wantimpres yang baru ini, Anwar akan bertugas di bawah kepemimpinan mantan Menko PMK Pratikno sebagai Ketua dan Hatta Rajasa selaku Wakil Ketua.
Nama Anwar Usman memang memiliki rekam jejak yang panjang sekaligus lekat dengan sorotan publik. Pria kelahiran Bima, 31 Desember 1956, ini resmi menjadi keluarga Presiden ke-7 RI Joko Widodo setelah mempersunting Idayati pada 26 Mei 2022.
Sorotan tajam tertuju padanya saat ia memimpin MK memutus perkara Nomor 90/PUU-XXI/2023 terkait batas usia capres-cawapres. Putusan tersebut menuai polemik lantaran memberikan jalan bagi keponakannya, Gibran Rakabuming Raka, untuk memenuhi syarat pencalonan. Buntut dari putusan itu, Majelis Kehormatan Mahkamah Konstitusi (MKMK) menyatakan Anwar melanggar etik dan mencopotnya dari jabatan Ketua MK, meski ia tetap menjabat sebagai hakim konstitusi hingga purnatugas.
Terlepas dari kontroversi tersebut, Anwar memiliki karier yang malang melintang di dunia peradilan. Lulusan Doktoral Universitas Gadjah Mada (UGM) tahun 2010 ini mengawali kariernya sebagai calon hakim di Pengadilan Negeri Bogor pada 1985. Di Mahkamah Agung, ia pernah menduduki sejumlah posisi strategis, seperti Asisten Hakim Agung, Kepala Biro Kepegawaian, hingga Kepala Badan Litbang Diklat Kumdil, sebelum akhirnya dilantik menjadi hakim konstitusi pada tahun 2011.
Adapun dari sisi finansial, merujuk pada Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) periode 2024 yang diserahkan ke KPK pada 11 Maret 2025, total kekayaan Anwar Usman tercatat mencapai Rp41,98 miliar tanpa memiliki utang sepeser pun. Laporan tersebut merupakan catatan kekayaan terakhirnya sebelum pensiun dari MK dan kini beralih tugas ke Wantimpres.