MELIHAT INDONESIA, GOMBONG – Masa remaja adalah masa di mana seorang anak sedang mencari jati dirinya. Pengawasan orang tua sangat penting dan memiliki pengaruh besar terhadap perkembangan seorang anak.
Pada usia yang masih tergolong labil, yaitu 12-16 tahun atau pada masa sekolah menengah pertama, peran orang tua menjadi sangat krusial. Kekurangan pengawasan dalam rentang usia ini dapat memberikan dampak buruk, seperti:
1. Gangguan Emosional
Anak dapat mengalami gangguan emosional akibat kurangnya perhatian dari orang tua. Salah satu gangguan emosional yang sering terjadi adalah depresi. Jika anak mengalami depresi, mereka dapat melukai diri sendiri, merokok, mabuk, kebut-kebutan di jalan, dan melakukan berbagai tindakan destruktif lainnya.
2. Kurang Motivasi Belajar
Kurangnya dorongan dan motivasi dari orang tua dapat membuat anak menjadi malas belajar. Mereka bahkan bisa bolos sekolah karena tidak ada dorongan atau semangat untuk menimba ilmu.
3. Salah Pergaulan
Dampak buruk lain dari kurangnya perhatian orang tua adalah anak terjerumus dalam pergaulan yang salah. Hal ini terjadi karena orang tua kurang mengawasi atau tidak dekat dengan anak sehingga anak tidak mampu menyaring pergaulan yang buruk.
4. Gangguan Mental
Anak yang kurang perhatian biasanya memiliki kadar serotonin lebih rendah. Padahal, serotonin adalah hormon yang berperan penting dalam memperbaiki suasana hati. Selain itu, anak cenderung sulit mengontrol emosi akibat kadar hormon kortisol yang lebih tinggi. Kombinasi ini meningkatkan risiko gangguan mental seperti stres, gangguan kecemasan, hingga depresi.
5. Sulitnya Menjalin Hubungan dengan Orang Lain
Kurangnya perhatian dan komunikasi dapat membuat hubungan antara orang tua dan anak menjadi renggang. Akibatnya, anak kesulitan menjalin hubungan dengan orang lain, baik saat berkomunikasi dengan pasangan maupun rekan kerja di masa depan.
Menurut data dari Halodoc, keadaan keluarga merupakan salah satu penyebab terbesar depresi pada remaja.
Pesan Penting
Dari semua contoh di atas, apa pelajaran yang bisa kita ambil? Salah satunya adalah pentingnya menjaga anak dengan memberikan perhatian dan pengawasan yang cukup. Jangan menikah jika belum siap berumah tangga, terutama jika belum siap menjadi orang tua.
Menjadi orang tua bukan hanya tentang memberikan makanan, susu, uang, dan pendidikan. Kesehatan mental anak juga merupakan tanggung jawab utama orang tua. Berikan perhatian dan kasih sayang kepada anak Anda karena kekurangannya dapat membawa dampak yang buruk.
Pesan untuk Orang Tua:
“Terkadang yang dibutuhkan anak bukan hanya uang, tetapi perhatian dan kasih sayang dari orang tua.”
(Penulis: Kekey Jufisa Muqiit, Peserta didik SMP Muhammadiyah 1 Gombong)
Disclaimer: Tulisan ini adalah hasil kreativitas siswa dalam rangka gerakan literasi sejak dini, kerjasama SMP Muhammadiyah 1 Gombong dengan MelihatIndonesia.id. (**)