Selasa, Mei 26, 2026

Clorot, Lezatnya Jajanan Tradisional yang Makin Langka

MELIHAT INDONESIA, PURWOREJO – Di tengah hiruk-pikuk kehidupan modern, Purworejo, sebuah kabupaten di Jawa Tengah, tetap menjaga warisan kulinernya. Salah satu jajanan legendaris yang masih eksis di tengah gempuran makanan kekinian adalah clorot. Terbuat dari bahan-bahan sederhana namun memiliki cita rasa khas, clorot tak hanya menjadi ikon kuliner Purworejo, tapi juga menggambarkan kekayaan tradisi yang terus dijaga.

Jajanan Unik dengan Cara Makan yang Tak Biasa
Berbeda dari kebanyakan jajanan, hal pertama yang menarik perhatian dari clorot adalah pembungkusnya. Dibalut dengan janur yang dibentuk menyerupai terompet kecil, clorot memiliki cara makan yang unik. Bagi yang baru pertama kali melihatnya, mungkin akan bingung bagaimana cara membuka lilitan janur tersebut. Kebanyakan orang akan mencoba mengupas seluruh lilitannya, padahal itu bukan cara yang benar.

Cara tepat untuk menikmati clorot adalah dengan menekan bagian bawah janur. Tekanan ini akan melorotkan clorot keluar dari lilitannya, sesuai dengan namanya yang berasal dari kata “melorot.” Setelah melorot, barulah Anda bisa menikmati kelembutan dan manisnya adonan tepung beras yang berpadu dengan gula jawa dan gula merah.

Menghadapi Tantangan Ketahanan
Meski enak, clorot memiliki tantangan tersendiri bagi yang ingin menjadikannya oleh-oleh. Sayangnya, jajanan tradisional ini hanya bisa bertahan satu hingga dua hari pada suhu ruang. Hal ini tentu membuat para penggemarnya yang tinggal jauh dari Purworejo merasa kecewa karena tidak bisa membawa pulang kenikmatan ini untuk dinikmati bersama keluarga.

Keterbatasan daya tahan ini menjadikan clorot lebih baik dinikmati langsung di tempat. Keunikan teksturnya yang lembut dan kenikmatannya paling sempurna ketika masih hangat, menjadikannya pengalaman kuliner yang harus dirasakan langsung di Purworejo.

Bertahan di Tengah Serbuan Makanan Modern
Meski banyak jajanan modern bermunculan, clorot tetap bertahan di hati masyarakat. Bukan sekadar jajanan biasa, clorot mencerminkan kearifan lokal Purworejo dalam memanfaatkan bahan-bahan alami, seperti janur yang digunakan sebagai pembungkus.

Keberadaan clorot juga menjadi pengingat akan pentingnya melestarikan kuliner tradisional. Di tengah gempuran makanan instan dan tren kuliner modern, clorot tetap mempertahankan eksistensinya, membuktikan bahwa cita rasa tradisional masih punya tempat di hati masyarakat. Sebagai generasi muda, kita punya tanggung jawab untuk menjaga dan melestarikan kekayaan kuliner ini agar tak hilang ditelan zaman.

Jadi, jika suatu saat Anda berkunjung ke Purworejo, pastikan untuk mencicipi clorot. Nikmati kelembutan dan keunikan jajanan ini yang penuh dengan cita rasa tradisional. (**)

Recent PostView All

Follow Us

Recent Post

Adblock Detected

Please support us by disabling your AdBlocker extension from your browsers for our website.