Jumat, Juni 5, 2026

Ibu Hamil Pingin Ngeseks, Berikut Posisi Terbaiknya

MELIHAT NDONESIA, JAKARTA – Ibu hamil yang ingin berhubungan seks tidak perlu khawatir selama kehamilan berjalan normal dan tidak ada komplikasi.

Seks saat hamil dianggap aman dan bisa menjadi pengalaman yang menyenangkan bagi pasangan.

Selain memberikan kedekatan emosional, aktivitas ini juga dapat membantu mengurangi stres, meningkatkan kualitas tidur, dan bahkan membantu mengurangi beberapa ketidaknyamanan fisik yang dialami selama kehamilan.

Memilih posisi yang nyaman dan aman sangat penting saat berhubungan seks selama kehamilan.

Beberapa posisi direkomendasikan untuk ibu hamil, seperti yang ada di Bawah ini.

Menukil Alodokter.com, manfaat yang diperoleh dari berhubungan seks saat hamil adalah sirkulasi darah yang lebih lancar, sehingga asupan oksigen dan nutrisi untuk janin tidak terhambat.

Hal ini tentunya baik bagi kesehatan ibu hamil dan tumbuh kembang janin.

Bahkan, ada penelitian yang menyatakan bahwa rutin berhubungan seks saat hamil dapat menurunkan risiko terjadinya preeklamsia.

Hal ini dikarenakan kandungan protein HLA-G pada sperma yang dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh ibu hamil.

Aktivitas ini juga tidak akan melukai janin di dalam kandungan. Di dalam rahim, janin terlindungi dengan baik berkat keberadaan cairan ketuban yang menyelubungi dirinya serta perlindungan dari otot rahim, panggul, dan perut. Selain itu, lendir pada leher rahim juga mencegah infeksi pada janin.

Posisi yang Aman dan Nyaman untuk Berhubungan Seks Saat Hamil

Bumil bisa memilih posisi seks yang nyaman dan menyesuaikan dengan perubahan perut yang kian membesar. Namun, pastikan posisi yang dipilih tidak menekan bagian perut secara berlebihan karena bisa membuat rahim tertekan.

Saat ingin berhubungan seks saat hamil, Bumil dan pasangan bisa mencoba beberapa posisi seks berikut ini:

  1. Posisi spooning
    Posisi spooning ini sangat nyaman dilakukan ibu hamil, terutama saat trimester ketiga. Pada posisi ini, Bumil dapat tidur menyamping dan pasangan berbaring di belakang Bumil sambil melakukan penetrasi. Untuk membuat Bumil lebih nyaman sekaligus memudahkan penetrasi, Bumil bisa meletakkan beberapa bantal di atas salah satu kaki.
  2. Posisi side by side
    Posisi yang aman dan nyaman dilakukan dalam berhubungan intim saat hamil muda adalah posisi side by side. Posisi ini dilakukan dengan berbaring di atas ranjang, lalu Bumil dan pasangan saling berhadapan. Penetrasi yang dilakukan pada posisi ini pun bisa menjadi lebih dalam.Selain nyaman, posisi ini bisa meningkatkan keintiman karena Bumil dan pasangan saling berhadapan satu sama lain.
  3. Posisi woman on top
    Woman on top merupakan posisi yang aman dilakukan selama masa kehamilan karena tidak membuat perut ibu hamil tertekan. Pada posisi ini, Bumil bisa mengendalikan kecepatan dan kedalaman penetrasi. Bila sudah lelah untuk bergerak, Bumil bisa meminta pasangan untuk menggerakkan pinggulnya, sedangkan Bumil berpegangan pada kakinya.
  4. Posisi doggy style
    Seks dengan posisi doggy style dilakukan dengan posisi berlutut, kemudian tubuh membungkuk dengan posisi siku dan tangan menopang tubuh sendiri seperti merangkak.

Posisi ini tidak memberi tekanan pada kandung kemih dan rahim, sehingga aman untuk dilakukan saat sedang hamil. Penetrasi yang dilakukan pada posisi doggy style juga bisa lebih dalam.

Selain keempat posisi seks di atas, melakukan seks oral juga aman dilakukan. Hanya saja, pastikan pasangan tidak meniupkan udara ke vagina karena dapat mengakibatkan embolisme udara, yaitu udara yang menutup pembuluh darah. Kondisi ini bisa berakibat fatal bagi Bumil dan janin.

Kondisi yang Membuat Hubungan Seks Saat Hamil Sebaiknya Dijauhi

Meski umumnya aman dilakukan, ada beberapa kondisi yang membuat ibu hamil dan pasangan perlu membatasi atau bahkan menghindari hubungan seks saat hamil, yaitu:

Riwayat perdarahan berat di masa kehamilan sebelumnya
Riwayat keguguran atau melahirkan prematur pada kehamilan sebelumnya
Keputihan atau perdarahan dari vagina
Gangguan plasenta, misalnya plasenta previa
Kehamilan kembar
Pecah ketuban dini
Leher rahim sudah mulai terbuka

Selain kondisi di atas, Bumil juga tidak dianjurkan berhubungan seks saat hamil bila pasangan memiliki penyakit menular seksual, seperti herpes, kutil kelamin, klamidia, atau HIV. Hal ini dikhawatirkan dapat menularkan penyakit tersebut ke Bumil dan janin.

Penggunaan kondom juga disarankan selama berhubungan seks saat hamil untuk mencegah infeksi penyakit menular seksual yang membahayakan Bumil dan janin.

Seks saat hamil akan memberikan banyak manfaat untuk ibu hamil dan janin, asalkan dilakukan dengan baik dan benar serta dalam kondisi kehamilan yang sehat. Bila kehamilan berisiko, sebaiknya seks menjadi pantangan selama hamil agar tidak terjadi keguguran. (**)

Recent PostView All

Follow Us

Recent Post

Adblock Detected

Please support us by disabling your AdBlocker extension from your browsers for our website.